‎Pemkot Tangerang Serukan Rawat Bumi di Kecamatan Neglasari

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama sejumlah mahasiswa bersama-sama menanam pohon peringati Hari Menanam Pohon Indonesia, Jumat (28/11) 2025. (Sumber: Tangerangkota.go.id).


‎TANGERANG, PUSATBERITA – Pemerintah Kota Tangerang bersama Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH menggelar Aksi Jumat Bersih dengan melakukan penanaman pohon di Kecamatan Neglasari pada Jumat, (28/11) 2025.

‎Kegiatan ini diagendakan untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan dilakukan secara serentak oleh 13 Kecamatan Kota Tangerang.

‎Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

‎”Bentuk komitmen kita bersama untuk merawat bumi dan mengurangi dampak perubahan iklim. Pohon yang kita tanam hari ini menjadi investasi lingkungan jangka panjang untuk generasi mendatang,” kata Sachrudin.

Baca Juga :  Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

‎Kegiatan tersebut melibatkan jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, para pelajar, komunitas lingkungan, serta tokoh masyarakat di seluruh wilayah Kota Tangerang.

‎Selain melakukan penanaman pohon, kegiatan Aksi Jumat Bersih juga diisi dengan aksi gotong-royong membersihkan lingkungan permukiman, fasilitas publik, serta bantaran sungai.

‎Pemkot Tangerang menargetkan peningkatan kawasan hijau dan mempercepat pemulihan area resapan air guna mengurangi risiko banjir dan kerusakan lingkungan.

‎Sachrudin dalam penyampaiannya, berharap kegiatan ini dapat menjadi budaya rutin dan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kebersihan dan kualitas udara kota.

‎”Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Kota yang bersih tidak hanya nyaman dihuni, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tutup Sachrudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB