Dua Pendaki Gunung Merapi via Kalitalang Klaten Dilaporkan Hilang

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak gunung merapi, (foto: istimewa).

Puncak gunung merapi, (foto: istimewa).

KLATEN, PUSATBERITA – Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh tim SAR gabungan di kawasan Gunung Merapi setelah dilaporkan dua pendaki asal Jogja hilang setelah nekat melakukan pendakian ilegal Gunung Merapi via jalur Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten.

‎Aksi nekat ini melibatkan tiga orang pemuda yang sengaja mendaki pada waktu dini hari untuk menghindari pengawasan petugas Taman Nasional maupun Pokdarwis setempat.

‎”Betul sore ini kita lakukan pencarian bersama SAR, Basarnas, dan warga. Kondisi hujan sejak sore,” ucap Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko, Minggu (21/12/2025) petang.

‎Sarwoko menjelaskan, dari keterangan yang dihimpun awalnya ada tiga orang naik dari Kalitalang, Desa Balerante. Kendaraan para pendaki itu diparkir di dekat rumah warga.

‎”Motor diparkir di dekat rumah warga di Desa Balerante. Jadi ada tiga orang, naik kemarin Sabtu (20/12) pukul 04.00 WIB,” ujar Sarwoko.

‎Dari tiga orang itu, Sarwoko berkata, hari ini yang bisa turun hanya satu orang. Dua orang lainnnya dimungkinkan tersesat.

‎”Dua orang itu kemungkinan tersesat. Yang satu orang Gamping dan satu orang Cangkringan (Kabupaten Sleman, Yogyakarta),” kata Sarwoko.

‎Sementara itu, Sekdes Balerante, Kecamatan Kemalang, Jainu menjelaskan ketiga orang tersebut awalnya mendaki pada Sabtu (20/12) pagi sekitar jam 04.00 WIB. Sepeda motor diparkir di dekat rumahnya.

‎”Sepeda motor diparkir di dekat rumah saya, ada dua motor. Tiga orang itu pengin muncak lewat Kalitalang,” tutur Jainu.

Baca Juga :  Idrus Maulana Yusuf Ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Gus Alex, Siap Hadapi Proses Hukum di KPK

‎Namun, Jainu menyebut hanya satu orang yang sudah turun. Namun, dua orang lainnya diduga hilang.

‎”Yang dua orang tersesat, ini masih dalam pencarian. Pencarian berdasarkan SAR Klaten, Basarnas, dan juga kepolisian,” kata Jainu.

‎Operasi Pencarian: Fokus Jalur Sapuangin

‎Anggota SAR Klaten, Indriarto, mengonfirmasi bahwa para pemuda tersebut sadar akan larangan mendaki sampai puncak Merapi, namun tetap memilih untuk melanggar aturan tersebut.

‎Hingga Minggu (21/12/2025) malam, tim SAR telah menerjunkan dua tim Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir titik-titik koordinat yang diduga menjadi lokasi keberadaan dua pemuda yang masih hilang.

‎”Dua SRU sudah kami kirim sejak Minggu siang. Namun, hingga malam hari hasil pencarian masih nihil. Operasi tetap difokuskan melalui jalur Sapuangin, Tegalmulyo,” ungkap Indriarto.

‎Peringatan Keras: Merapi Masih Berbahaya!

‎Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat dan para pendaki untuk tidak meniru aksi nekat tersebut.

‎Status Gunung Merapi saat ini masih aktif dan sangat berbahaya untuk aktivitas pendakian hingga ke puncak.

‎Selain medan yang berat, jalur tidak resmi seperti Kalitalang sangat berisiko membuat pendaki disorientasi arah atau tersesat.

‎Masyarakat diharapkan mematuhi rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) serta pihak Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
FPRB Kepung PT Duta Indah Starhub, Isu Limbah, Kebisingan hingga Fasos/Fasum Disorot
Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan
Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka
Damkar Tangerang Jinakkan Truk Terbakar di Tol dalam Waktu Satu Jam
Angin Kencang Terjang Rumpin, Puluhan Rumah di Tamansari Rusak
Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:38 WIB

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar

Senin, 25 Mei 2026 - 20:51 WIB

LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida

Senin, 25 Mei 2026 - 17:49 WIB

FPRB Kepung PT Duta Indah Starhub, Isu Limbah, Kebisingan hingga Fasos/Fasum Disorot

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Berita Terbaru

Penampilan Debus dalam Opening Ceremony Muswil III SAPMA PP Banten (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Banten

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB