Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kebocoran gas terjadi di area PT Vopak Terminal Merak, Kota Cilegon

kebocoran gas terjadi di area PT Vopak Terminal Merak, Kota Cilegon

CILEGON, PUSATBERITA — Dugaan kebocoran gas terjadi di area PT Vopak Terminal Merak, Kota Cilegon, pada Minggu, 31/01/2026, pukul 14:30 WIB yang menyebabkan kepulan gas berwarna oranye terlihat membumbung ke udara. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran warga, khususnya pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan industri dan arah menuju Merak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepulan gas tampak keluar dari area tangki penyimpanan di dalam kawasan PT Vopak. Gas tersebut terlihat cukup tebal dan menyebar ke sekitar lingkungan, termasuk ke arah jalan raya yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Penampakan kebocoran gas menjalar ke area jalan raya membuat pengheliatan pengendara harus berhati-hati
Penampakan kebocoran gas menjalar ke area jalan raya membuat pengheliatan pengendara harus berhati-hati

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku khawatir akan dampak kebocoran gas tersebut terhadap kesehatan dan keselamatan. Bahkan, beredar imbauan di media sosial agar masyarakat berhati-hati saat melintas di jalur menuju Merak.

Baca Juga :  Aksi Peduli Sungai Ciputat Libatkan Relawan dan Masyarakat 

“Hati-hati yang ke arah Merak, gas PT Vopak bocor,” tulis laporan warga unggahan warga yang disertai foto dan video kondisi di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebabnya dan pihak PT Vopak pun belum memberikan keterangan resminya, namun warga khawatir akan kebocoran gas yang makin meluas ini, karena ini adalah termasuk jenis gas yang bocor dan berpotensi bahaya bagi masyarakat sekitar.

Warga berharap pihak perusahaan dan pemerintah daerah segera memberikan penjelasan resmi serta memastikan kondisi di lokasi aman. Mereka juga meminta adanya langkah cepat untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas dan menjamin keselamatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Gerhana Matahari Total diperkirakan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. BMKG menyatakan fenomena tersebut tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia. Foto: BMKG.

Nasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agu 2026 - 02:55 WIB

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB