PPPKRI Dorong Industri Serap Tenaga Kerja Tersertifikasi Warga Pulo Merak

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama PPPKRI

Foto bersama PPPKRI

CILEGON, PUSAT-BERITA — Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPPKRI) mendorong industri yang beroperasi di wilayah Pulo Merak agar dapat mengakomodasi tenaga kerja lokal yang telah mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikasi kompetensi.

Ketua PPPKRI Sarmidi menyampaikan, saat ini baru sekitar 30 orang yang tercatat mengikuti pelatihan sertifikasi. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak industri, baik yang telah berkontribusi maupun yang belum.

“Tujuan kami ke depan adalah agar pihak industri yang ada di wilayah kita bisa mengakomodasi tenaga kerja yang sudah tersertifikasi. Harapannya, industri yang belum berkontribusi bisa ikut terlibat, sementara yang sudah berkontribusi dapat lebih mendukung program lanjutan untuk membangun sumber daya manusia,” Ujarnya.

Ia menegaskan, program pelatihan dan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan sumber daya manusia agar masyarakat lokal memiliki daya saing di dunia kerja.

Selain itu, PPPKRI juga berharap adanya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal melalui regulasi yang jelas.

“Harapan kami, pemerintah bisa membuat peraturan daerah yang mengatur agar setiap industri yang dibangun di tanah nenek moyang wilayah Kecamatan Pulo Merak dapat menyerap tenaga kerja, khususnya dari Pulo Merak, umumnya dari Kota Cilegon dan Provinsi Banten. Jangan sampai masyarakat hanya merasakan dampak negatifnya saja, sementara dampak positifnya tidak,” tambah nya.

Baca Juga :  Arus Penyeberangan Nataru H+9: Penumpang Meningkat, Total Kendaraan Menurun

Sementara itu, Direktur CPT Nur Izah Sidiq menjelaskan bahwa program sertifikasi ini terbuka untuk umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi organisasi kemasyarakatan.

“Program ini terbuka untuk umum, bisa dari instansi, perusahaan lain, bahkan melalui dinas pendidikan. Banyak pesertanya merupakan lulusan baru yang membutuhkan uji kompetensi. Kami melatih dan membekali mereka dengan keterampilan sesuai minat, misalnya di bidang mesin yang memiliki berbagai jenis sertifikasi,” jelasnya.

Menurutnya, durasi pelatihan bervariasi tergantung jenis sertifikasi yang diikuti. Untuk sertifikasi K3 Umum, pelatihan berlangsung sekitar dua minggu termasuk praktik dan ujian, sementara sertifikasi lainnya rata-rata memakan waktu sekitar satu minggu.

Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara tenaga kerja lokal yang kompeten dengan kebutuhan industri di wilayah Pulo Merak dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMIT Sebut Pemkot Tangerang Tak Boleh Legalkan Miras dan Prostitusi
Krisis Banjir Menggila, Moratorium Tambang Menunggu Keberanian DPRD 
Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari
Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang
Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal
Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 
Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Kawasan Pendidikan Cikokol 
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:39 WIB

SMIT Sebut Pemkot Tangerang Tak Boleh Legalkan Miras dan Prostitusi

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:20 WIB

Krisis Banjir Menggila, Moratorium Tambang Menunggu Keberanian DPRD 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:02 WIB

Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal

Berita Terbaru