Pospera Minta Pelayanan RS Bunda Sejati Dievaluasi

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, PUSATBERITA – Pospera Kota Tangerang meminta pihak terkait untuk mengevaluasi pelayanan medis di Rumah Sakit Bunda Sejati yang terletak di Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jati Uwung.

Ketua Pospera Kota Tangerang, Mauladi Fachrian menyampaikan bahwa telah terjadi tindakan RS Bunda Sejati yang merugikan pihak pasien.

Fachri, sapaannya, menerangkan bahwa pihak pasien dibiarkan menunggu kepastian operasi yang bertele-tele. Di mana pasien yang dimaksud saat itu sedang menderita inveksi gusi.

Pasien, kata Fachri, selama 5 hari menunggu tindakan medis yang konkret dari RS Bunda Sejati untuk mencapai kesembuhan.

“Saat itu pasien telah dirontgen dan hasilnya harus segera ditindak atau bedah agar nanah yang menggumpal bisa dikeluarkan. Pihak RS Bunda Sejati pun menyanggupi tindakan tersebut dengan meminta persetujuan keluarga pasien,” kata Fachri, Jum’at 22 Agustus 2025.

Fachri melanjutkan, sayangnya tindakan medis itu justru tak kunjung dilakukan lantaran terjadi ketidakcocokan antara dokter anestesi dengan dokter bedah mulut. Padahal, pasien sudah menjalankan puasa selama satu hari sesuai dengan permintaan RS sebelum menjalani operasi.

Baca Juga :  DPW Syarikat Islam Banten Fokus pada Penguatan Ekonomi Umat

Sehingga, operasi terhadap pasien gagal dilakukan oleh RS Bunda Sejati. Kemudian RS yang satu grup dengan Annisa itu angkat tangan dan merujuk ke rumah sakit lain.

“Kok bisa ada perbedaan pendapat antara dokter di satu rumah sakit. Ini aneh. Lalu pasien dikorbankan menahan sakit hampir 1 minggu yang ujungnya dirujuk ke rumah sakit lain,” ujar Fachri.

Fachri berharap pelayanan di RS Bunda Sejati segera dievaluasi agar tidak terjadi kepada pasien lainnya. Termasuk pihak BPJS.

“Maka kualitas pelayanan RS Bunda Sejati kiranya perlu dievaluasi meskipun mereka 1 grup dengan RS Annisa,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII: Momentum Kembali ke Khittah dan Penegasan Sikap Kritis
Diduga Langgar Izin, PT. Duta Abadi Primantara di Demo Puluhan Pemuda
Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara
BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri
Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot
Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan
Dugaan Pungli TPG di Lingkungan KKG Kota Tangerang, GMT Desak Investigasi dan Penindakan Tegas
SPPG Pinang 2 Kota Tangerang Diam Terkait Insiden Siswa Keracunan MBG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:34 WIB

Harlah ke-66 PMII: Momentum Kembali ke Khittah dan Penegasan Sikap Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 15:46 WIB

Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 - 07:25 WIB

BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri

Selasa, 14 April 2026 - 21:12 WIB

Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru