Air Lindi TPA Rawa Kucing Tangerang Cemarkan Drainase Sawah

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 00:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi drainase dekat kolam pengelolaan air lindi (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Kondisi drainase dekat kolam pengelolaan air lindi (Foto: Agung/Pusat-Berita)

TANGERANG, PUSATBERITA – Limbah beracun dan berbahaya berupa air lindi (leachate) diduga dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang mengalir di aliran drainase pesawahan, pada Minggu (25/1) 2026.

Berdasarkan pantauan pusat-berita.com, air lindi yang masuk ke aliran drainase membuat air menjadi hitam dan berbau sehingga areal persawahan pun ikut tercemar.

Lebih lanjut, ditemukan pipa buangan air lindi tidak jauh dari area pesawahan. Diduga air lindi keluar dari pipa tersebut.

Selain itu, tampak pembatas antara kolam air lindi dengan aliran drainase jebol. Sehingga hal tersebut membuat air lindi bercampur dengan air drainase sawah warga.

Kondisi perkebunan tercemar akibat air lindi TPA Rawa Kucing (Foto: Pusat Berita)

Para petani yang sehari-hari menggunakan aliran drainase itu pun mengeluh karena tanaman rusak. Petani dan warga pun menyayangkan tidak adanya upaya dari pemerintah daerah untuk menangani pencemaran tersebut.

Mereka mengaku tidak lagi menggunakan air dari drainase guna mengairi sawahnya untuk menghindari gagal panen. Akan tetapi para petani masih khawatir lantaran ketika hujan turun, air drainase bisa saja meluap ke area persawahan.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Arus Merak–Bakauheni Tetap Lancar

Salah satu petani dengan inisial AD, mengatakan bahwa kejadian ini sudah cukup lama. Menurutnya, warga khawatir akan berdampak pada gagal panen dan ancaman penyakit.

“Apalah daya, air sudah tercemar. Terpaksa kami harus bor, biar bisa menyiram tanaman di sawah kami,” ujarnya.

Sementara itu, AN salah satu warga lainnya menambahkan bahwa sampai hari ini belum ada pertanggung jawaban dari pihak pengelola TPA maupun pemerintah Kota Tangerang.

“Jangankan tanggung jawab mas, liat aja kesini gak pernah. Jadi ya kami hanya bisa pasrah dan daripada mati tanamannya, kami gunakan air bor,” ungkapnya.

Hingga pemberitaan ini dinaikan, belum ada pernyataan secara resmi yang dikeluarkan oleh pihak DLH Kota Tangerang terkait hal tersebut.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.000 Beasiswa Subsidi, Ratusan Mahasiswa Baru Ikuti PROPESA INBI
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid Jami Al-Hasaini Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah
PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar
Ketua PW Fatayat NU Banten Ajak Kader Fatayat NU Cikeusal Terus Bergerak Menebar Manfaat
Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran
PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja
Berita ini 83 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:10 WIB

1.000 Beasiswa Subsidi, Ratusan Mahasiswa Baru Ikuti PROPESA INBI

Senin, 28 September 2026 - 16:16 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Senin, 28 September 2026 - 12:24 WIB

Ribuan Massa BPPKB Banten Turun, Soroti Dugaan Terbitnya Izin Keramaian Polres Pandeglang Terhadap Organisasi Yang Bersengketa Hukum 

Minggu, 27 September 2026 - 22:30 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid Jami Al-Hasaini Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar

Berita Terbaru

Gelar Sharing dan Diskusi Publik, PW PII NTB Soroti Problematika Budaya Fomo Pada Pelajar (Foto: Istimewa)

Nusa & Bali

PW PII NTB Gelar Diskusi Publik: Soroti Fenomena FOMO Pada Pelajar

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:51 WIB