Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah Hadiri RAPIMNAS IPNU (Foto: Istimewa)

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah Hadiri RAPIMNAS IPNU (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITAPeran generasi muda sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah saat menghadiri dan memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) 2026 dengan tema “Eratkan Ikatan Rengkuh Masa Depan” di Kota Tangerang Selatan, Minggu (1/2/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) Destry Anna Sari, Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Muhammad Agil Nuruzzaman, serta para pimpinan dan pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Farida mengatakan, bahwa generasi muda harus menjadi pelopor terbentuknya Kopdes Merah Putih.

“Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama atau IPNU bisa mendukung, menggerakkan, dan juga menyuarakan keberadaan program Kopdes Merah Putih kepada para pemuda di lingkup IPNU pusat maupun daerah-daerah,” ujar Farida, saat memberikan sambutan.

Tak hanya itu, Farida juga mengajak para pemuda di lingkup IPNU pusat maupun daerah-daerah, untuk ikut bergabung dalam kesuksesan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sebab, hal itu menjadi program strategis nasional dalam upaya pemerataan ekonomi di desa.

“Makanya, kami dari Kementerian Koperasi mengajak generasi muda untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ungkap.

Dalam kesempatan itu, Farida juga menjelaskan bahwa pengembangan usaha dari Kopdes Merah Putih yakni, ada gerai sembako, gerai obat murah atau apotek desa, gerai kantor koperasi, gerai unit simpan pinjam, serta gerai pergudangan dan logistik.

Lebih lanjut Farida, mengungkapkan bahwa membentuk dan mengelola Koperasi Desa Merah Putih itu ada serta harus dilakukan secara digital.

“Makanya kita lahirkan Simkopdes atau sistem informasi manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sehingga seluruh administrasi, transaksi, jual beli, hingga potensi desanya, harus tercatat secara digitalisasi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Syekh Ali Jaber Jelaskan Amalan Dahsyat Lepas dari Jerat Hutang

Farida menambahkan juga Kalau ini digitalisasi desa, maka yang paling bisa mengoperasikan adalah generasi muda. Apalagi digital terus tumbuh dan berkembang.

“Sehingga yang seharusnya menjadi pengurus koperasi itu adalah anak-anak muda. Kenapa? Jangkauannya luas, pergerakannya tidak terbatas, kreativitasnya tinggi. Semakin kreatif pengurus dan anggotanya, maka peluang usahanya semakin tinggi,” tambahnya.

Farida juga menginginkan, peran serta generasi muda dalam pengembangan Kopdes Merah Putih sangat dibutuhkan. Sebab, anak muda dinilai mampu mengemas koperasi lebih menarik perhatian di media sosial. Selain itu, generasi muda bisa menghubungkan koperasi dengan supplier, distributor, melalui platform online.

“kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih itu sangat relevan dengan gerakan anak-anak pelajar atau pemuda. Saya kira pelajar atau anak muda itu tidak hanya urusan ilmunya, tapi manajemen potensi usaha ekonomi juga harus dimiliki. Artinya, pemuda harus bisa memanfaatkan momentum dan melihat potensi yang ada di program Kopdes Merah Putih,” tutupnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari yang mendampingi Wamenkop Farida menyampaikan bahwa Kemenkop juga sudah menyiapkan platform pembelajaran digital yaitu di talenta koperasi.id.

“Kami mengajak generasi muda untuk belajar dari web talenta koperasi.id. Nanti bisa belajar mengelola koperasi. Kita bisa melihat potensi daerah. Artinya, kita bisa melihat peluang untuk berbisnis di Kopdes,” ungkap Anna Sari.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Muhammad Agil Nuruzzaman menyambut baik dengan program yang dicanangkan oleh pemerintah. Karena itu, pihaknya mengapresiasi dan mendukung program Kopdes Merah Putih.

“Saya mengajak kepada para pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama untuk menyampaikan pesan baik tentang program pemerintah ini kepada para anggotanya, sekaligus mengajak untuk bergabung dan menjadi bagian dalam program Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama di desa dan kelurahan,” ucap Muhammad Agil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini
10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Setpres hingga Dir BAIS TNI
Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan
PB SEMMI Bagikan Takjil dan Hampers, Serta Apresiasi Polisi Amankan Arus Mudik
SEMMI: Remiliterisasi, Dua Aktivis HAM Dibungkam Negara
SEMMI Jakarta Raya Dukung Operasi Ketupat 2026: Apresiasi Ketegasan BNN dan Polri dalam Memberantas Narkotika Demi Mudik Aman
SEMMI Jakarta Raya Dukung Operasi Ketupat 2026: Mudik Aman, Prioritaskan Keselamatan
PB SEMMI Gelar Konsolidasi Nasional dan Buka Puasa Bersama
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:55 WIB

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

Senin, 23 Maret 2026 - 09:22 WIB

10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Setpres hingga Dir BAIS TNI

Minggu, 22 Maret 2026 - 00:04 WIB

Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:19 WIB

PB SEMMI Bagikan Takjil dan Hampers, Serta Apresiasi Polisi Amankan Arus Mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:05 WIB

SEMMI: Remiliterisasi, Dua Aktivis HAM Dibungkam Negara

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB