HMI Cabang Tangerang Raya Gelar Aksi di Depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Tangerang Raya berorasi didepan gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang (foto/Ist)

HMI Tangerang Raya berorasi didepan gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang (foto/Ist)

TANGERANG, PUSATBERITAHimpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya yang diketuai oleh Aji Mustajar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang pada hari ini. Jumat (13/2/2026).

Aji Mustaja menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral mahasiswa terhadap kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang yang dinilai tengah menghadapi krisis integritas dan lemahnya pengawasan.

“Aksi ini dilatarbelakangi oleh amanat konstitusi dalam UUD 1945 Pasal 31 ayat (1) yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter, moralitas, serta masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, segala bentuk pembiaran terhadap krisis integritas di lingkungan pendidikan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi. Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Tangerang Raya menyampaikan dua tuntutan utama,” ujar Aji Mustajar dalam orasinya, Jumat (13/2/2026).

Lebih lanjut, Ketua HMI Cabang Tangerang Raya mengatakan bahwa mereka mendesak penyelenggara pendidikan di Kabupaten Tangerang, khususnya Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, untuk bertanggung jawab secara moral dan kelembagaan dalam menjaga integritas pendidikan.

“Integritas tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret dalam mencegah tawuran pelajar, memberantas penyalahgunaan narkoba, memperkuat kedisiplinan, serta menertibkan penggunaan telepon genggam yang tidak terkontrol di lingkungan sekolah,” katanya.

Menurut Aji Mustajar, bahwa lemahnya pengawasan dan pembinaan karakter telah menciptakan ruang bagi degradasi moral di kalangan pelajar.

“Kami melihat adanya persoalan serius dalam pembinaan karakter siswa. Tawuran, narkoba, dan lemahnya disiplin bukan sekadar kenakalan remaja biasa, tetapi cerminan kegagalan sistem pembinaan yang harus segera dibenahi secara menyeluruh,” tegasnya.

Baca Juga :  Intelektual Muda Tilik Dugaan Praktik Korupsi UPT TPA Jatiwaringin

Diketahui bahwa Aksi HMI ini, menuntut Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menindak tegas dan menghentikan segala bentuk dugaan pungutan liar di lingkungan sekolah yang merugikan peserta didik dan orang tua. Praktik pungutan liar dinilai bertentangan dengan prinsip keadilan sosial dan mencederai semangat pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Aji Mustajar, menegaskan bahwa dugaan pungutan liar tidak boleh dianggap sebagai persoalan administratif semata, melainkan persoalan moral dan hukum yang harus ditindak secara tegas. Pemerintah daerah diminta melakukan evaluasi menyeluruh, membuka ruang pengaduan yang efektif, serta menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Sebagai organisasi perkaderan dan perjuangan, HMI Cabang Tangerang Raya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan di Kabupaten Tangerang agar berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada hak-hak peserta didik,” lanjutnya.

Aji Mustajar menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa aksi ini bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah, melainkan bentuk kontrol sosial demi perbaikan bersama.

“Kami hadir bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk memastikan pendidikan di Kabupaten Tangerang kembali pada marwahnya. Jika integritas pendidikan dibiarkan runtuh, maka masa depan generasi daerah ini yang akan menjadi taruhannya. Kami akan terus mengawal hingga ada langkah konkret dari pemerintah,” pungkasnya.

HMI Cabang Tangerang Raya menyatakan akan terus berdiri di garis depan memperjuangkan pendidikan yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Predikat Tangerang Kota Layak Anak Dinilai Tak Realistis
Refleksi 70 Tahun SEMMI, PW Jakarta Raya Ziarah Tokoh Bangsa dan Serukan Kedaulatan Ekonomi
Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek, Gelar Aksi di DPP Partai Demokrat dan Mabes Polri
Milad KE-70 SEMMI: Kembali Ke Khittah Perjuangan, Meneguhkan Semangat Islam
Seolah Kebal Hukum : Puri Harmoni Sepatan Tetap Eksis Pengurugan di Tengah Moratorium Bupati Tangerang
PWNU NTB Siap Jadi Panggung Muktamar NU
Aktivis Sesalkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:51 WIB

Predikat Tangerang Kota Layak Anak Dinilai Tak Realistis

Jumat, 3 April 2026 - 13:04 WIB

Refleksi 70 Tahun SEMMI, PW Jakarta Raya Ziarah Tokoh Bangsa dan Serukan Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 00:09 WIB

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar

Kamis, 2 April 2026 - 22:29 WIB

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Maluku Utara di Jabodetabek, Gelar Aksi di DPP Partai Demokrat dan Mabes Polri

Kamis, 2 April 2026 - 20:21 WIB

Milad KE-70 SEMMI: Kembali Ke Khittah Perjuangan, Meneguhkan Semangat Islam

Berita Terbaru

Sekelompok Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Kantor Pemerintahan (Foto: Ilustrasi)

Banten

Predikat Tangerang Kota Layak Anak Dinilai Tak Realistis

Jumat, 3 Apr 2026 - 16:51 WIB