Oknum Aparat di Tual Hilangkan Nyawa Pelajar, KIMIT-UNUSIA Desak Pengusutan Secara Transparan

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

KOTA TUAL, PUSATBERITA — Sebuah insiden dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum aparat terjadi di kawasan Jalan Baru, Kamis pagi sekitar pukul 06.43 WIT. Peristiwa tersebut berujung tragis setelah seorang remaja berusia 14 tahun bernama Ariyanto, siswa kelas 3 MTs, dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, satu korban lainnya, Nasri Karim Tawakal (15), kakak korban, mengalami luka-luka serta patah tangan dan masih menjalani perawatan medis.

Berdasarkan keterangan korban selamat, kejadian berlangsung saat keduanya berada di lokasi pada pagi hari. Dugaan sementara mengarah pada adanya tindakan kekerasan oleh oknum aparat. Hingga kini, kronologi lengkap peristiwa masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Kabar meninggalnya Ariyanto menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Proses pemakaman direncanakan dilaksanakan pada hari yang sama setelah salat Tarawih.

Pada siang harinya, keluarga korban bersama warga mendatangi asrama Korps Brimob untuk menyampaikan protes serta tuntutan agar kasus ini diproses secara transparan dan adil. Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menuntut kejelasan atas insiden yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang remaja dan mendesak agar pihak yang terlibat diproses sesuai hukum.

Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Indonesia Timur – Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (KIMIT-UNUSIA), Elsandy, menyatakan pihaknya sangat menyayangkan peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa dasar hukum utama keberadaan Brimob dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menempatkan satuan tersebut sebagai striking force untuk menangani kejahatan berintensitas tinggi seperti kerusuhan sosial, terorisme, dan ancaman keamanan dalam negeri.

Baca Juga :  Aksi Hardiknas, PII Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Kurikulum Merdeka Hingga KIP

“Bukan malah sewenang-wenang hadir begitu saja lalu menggunakan seragam dan senjata yang diberikan oleh negara, untuk melakukan kekerasan terhadap masyarakat,” tegas Elsandy.

KIMIT-UNUSIA juga mendesak Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, agar memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang diduga terlibat sehingga tidak merusak citra Kepolisian Negara Republik Indonesia di mata publik.

Elsandy menambahkan, peristiwa serupa disebutnya bukan pertama kali terjadi di wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara, perlu kita berkaca juga pada kejadian sebelumnya, seperti kejadian Alm. Firman Rumaf yang di tembak mati oleh kepolisian Kota Tual/Maluku Tenggara.

“kejadian-kejadian sebelumnya menjadi indikator perlunya evaluasi serius terhadap pelaksanaan tugas aparat di lapangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, khususnya terkait fungsi kepolisian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi masyarakat sebagaimana diatur dalam Pasal 2 UU Nomor 2 Tahun 2002,” ujarnya.

Menurutnya, apabila insiden serupa terus berulang, hal itu berpotensi menimbulkan kesan buruk terhadap institusi penegak hukum di daerah tersebut.

“Kami berharap kasus ini diusut secara tuntas, objektif, dan terbuka agar keadilan bagi korban dan keluarganya benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Anggota Wantimpres
Prabowo Kritik Perda soal Bakar Lahan: Ini Menipu
Berita ini 318 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari

Berita Terbaru

Presiden Prabowo menerima Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang, Bogor, Rabu (28/11/2026). (Foto: Dok. Instagram Setkab)

Nasional

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:01 WIB

Situasi Bundaran HI malam ini (Taufiq/detikcom)

Nasional

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:45 WIB