Lurah Petir Kota Tangerang dan Istri Dilaporkan Usai Diduga Hina Warga

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Petir dan Istri yang juga Asn Pemkot Tangerang, Diduga Hina Pekerja lapak (Doc. Tangkapan layar)

Lurah Petir dan Istri yang juga Asn Pemkot Tangerang, Diduga Hina Pekerja lapak (Doc. Tangkapan layar)

TANGERANG, PUSATBERITA – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan arogan oleh oknum pejabat publik viral di media sosial dan menuai perhatian luas masyarakat. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di wilayah Curug Sangereng.

‎Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa seorang lurah berinisial BW dari Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, bersama istrinya yang diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang warga.

‎Korban yang diketahui bernama Amirudin mengaku kejadian bermula saat dirinya tengah berada di sebuah lapak barang bekas. Ia menyebut, tiba-tiba oknum lurah tersebut datang bersama istrinya dan diduga melontarkan kata-kata yang tidak menyenangkan serta bersikap arogan.

‎“Waktu itu saya lagi santai di lapak, tiba-tiba mereka datang dan langsung marah-marah, dengan karyawan saya” ujar Amirudin dalam keterangannya.

Baca Juga :  Angka Putus Sekolah di Banten Tembus 13 Ribu Siswa, Pemerataan Kualitas Pendidikan Jadi Sorotan BEM PTNU Banten.

‎Insiden tersebut kemudian dilaporkan kepada Pemerintah Kota Tangerang. Warga mendesak agar Wali Kota Tangerang segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut demi menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap aparatur pemerintahan.

‎Sejumlah tokoh masyarakat juga angkat bicara. Mereka menilai bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pelayan masyarakat.

‎“Pejabat itu seharusnya mengayomi, bukan justru merendahkan warga. Ini menyangkut harga diri masyarakat,” ujar salah satu warga setempat.

‎Atas insiden ini, Warga dan Tokoh Masyarakat Desa mendesak Walikota Tangerang untuk memberikan sanksi disiplin berat kepada BW dan NH. Laporan ini juga ditembuskan ke BKPSDM Kota Tangerang, Menteri PAN-RB.

Sampai berita ini diterbitkan, Wali Kota Tangerang belum memberikan surat balasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar
FPRB Kepung PT Duta Indah Starhub, Isu Limbah, Kebisingan hingga Fasos/Fasum Disorot
Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan
Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka
Damkar Tangerang Jinakkan Truk Terbakar di Tol dalam Waktu Satu Jam
Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II
Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat
Respons Cepat Pemkot Tangerang Selamatkan Anak Terlantar di Kawasan Tol
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:38 WIB

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar

Senin, 25 Mei 2026 - 17:49 WIB

FPRB Kepung PT Duta Indah Starhub, Isu Limbah, Kebisingan hingga Fasos/Fasum Disorot

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:29 WIB

Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II

Berita Terbaru

Penampilan Debus dalam Opening Ceremony Muswil III SAPMA PP Banten (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Banten

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB