Bupati Bogor Didesak Tak Tebang Pilih Bongkar Oknum Jual Beli Jabatan di Lingkungan ASN

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa

Foto: istimewa

BOGOR, PUSATBERITA – Praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sepertinya hal yang lumrah dan menjadi rahasia umum dikalangan ASN dan diduga, praktik lancung (perbuatan tidak jujur, curang, palsu, atau menipu) demi mendapatkan jabatan itu telah berlangsung dari kepemimpinan sebelumnya.

Dikepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, prkatik tercela itu sedikit demi sedikit mulai dibongkar, oknum pejabat yang terlibat jual beli jabatan pun mulai diberikan sanksi tegas. Namun sayang, hal tersebut hanya berlaku di ring satu alias komplek perkantoran Pemkab Bogor.

“Jika pak Rudy (Bupati Bogor, red) ingin membersihkan oknum yang gemar jual beli jabatan, jangan hanya di dinas yang ada di Cibinong saja, di wilayah-wilayah itu banyak lembaga pemerintah yang kepalanya itu menjadi raja kecil yang kurang terpantau bupati,” tutur Mukhsin dari Mata Hukum.

Dia mencontohkan, direktur Rumah Sakit Umum Daerah dan Kepala Bidan di RSUD memiliki kewenangan yang cukup besar, mulai dari pengelolaan sistem keuangan secara mandiri, karena semua RSUD di Kabupaten Bogor statusnya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Termasuk kewenangan melakukan rotasi dan mutasi bawahannya. Tapi, jika ada salah satu pegawai struktural yang tak pernah dirotasi dan mutasi selama pluhan tahun, tentunya ini ada hal yang janggal,” tambahnya.

Baca Juga :  Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper

UU ASN & PP Manajemen PNS telah mengatur urusan rotasi mutasi pejabat strktural demi akselerasi pencapaian target dan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja dan tentunya, rotasi dan mutasi itu atas usulan direktur.

“Mengapa direktur tidak berani merotasi dan mutasi pejabat struktural yang sudah puluhan tahun itu, apakah di belakangnya backingannya kuat, atau titipan orang kuat, atau justru direktur dengan orang tersebut ada main mata,” tanya dia.

Dia menambahkan, harusnya Bupati Bogor Rudy Susmanto jangan tebang pilih jika ingin melakukan bersih-bersih dilingkun ASN Kabupaten Bogor, terlebih di instansi pelayanan seperti RSUD.

“Bupati Bogor atau Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) harus turun tangan, siapa tahu dengan perbaikan manajemen di internal rumah sakit bisa berdampak positif terhadap pelayanan Kesehatan kepada masyarakat,” pintanya.

Terkait adanya pegawai struktral di RSUD yang sudah puluhan tahun tak tersentuh rotasi mutasi, wartawan media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak BKSDM. Numun, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB