Sinergi Tanpa Batas: Organisasi Kemanusiaan, RAPID Hadirkan Model Respons Darurat Terintegrasi di Tangsel

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPID Model Respon Darurat (Foto: Istimewa)

RAPID Model Respon Darurat (Foto: Istimewa)

TANGERANG SELATAN, PUSATBERITA – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan penanganan situasi darurat yang cepat, tepat, dan profesional, sebuah organisasi respons darurat terintegrasi resmi diperkenalkan kepada publik.

‎Mengusung nama RAPID (Rescue and Paramedic Incident Detachment), organisasi ini hadir sebagai garda terdepan yang memadukan kemampuan penyelamatan (rescue) dan penanganan medis lapangan (paramedic) dalam satu sistem kerja yang terintegrasi.

Didirikan atas dasar semangat pengabdian kepada masyarakat, RAPID berkomitmen untuk hadir dalam setiap situasi kritis dengan mengedepankan standar penanganan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan jiwa.

Menjawab Tantangan Kedaruratan dengan Standar Internasional

‎RAPID bukan sekadar unit penyelamat biasa. Organisasi ini dibangun dengan pendekatan yang disiplin dan terukur, di mana setiap personel diwajibkan mengikuti pelatihan intensif berbasis standar operasional dan prosedur internasional.

‎”Kami tidak hanya mengandalkan kecepatan respons, tetapi juga ketepatan tindakan di lapangan. Dalam kondisi darurat, setiap detik memiliki nilai yang sangat berharga bagi keselamatan manusia,” ujar salah satu perwakilan manajemen RAPID.

‎Untuk memastikan kualitas layanan, seluruh anggota RAPID dibekali berbagai kompetensi utama, di antaranya:

1. Pre-Hospital Emergency Care (PHEC)

‎Yaitu penanganan medis darurat sebelum pasien mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  Lurah Petir Kota Tangerang dan Istri Dilaporkan Usai Diduga Hina Warga

2. Light Rescue

‎Yakni kemampuan penyelamatan ringan dalam berbagai kondisi kedaruratan.

3. Manajemen Insiden Massal

‎?eliputi kesiapsiagaan, koordinasi, dan tata kelola taktis saat menghadapi bencana maupun kecelakaan berskala besar.

Berlandaskan Tiga Pilar Utama

‎Dalam menjalankan tugas kemanusiaannya, RAPID berpegang pada tiga pilar utama yang menjadi fondasi setiap operasi di lapangan:

1. Speed (Kecepatan)

‎Memberikan respons secara cepat dan sigap sejak panggilan darurat diterima.

2. Accuracy (Ketepatan)

‎Melakukan penilaian situasi, tindakan medis, serta proses evakuasi secara presisi sesuai prosedur yang berlaku.

3. Professionalism (Profesionalisme)

‎Menjunjung tinggi kompetensi, disiplin, integritas, dan etika kerja dalam setiap kondisi, termasuk pada situasi dengan tingkat tekanan tinggi.

‎Kehadiran RAPID diharapkan dapat memperkuat sistem penanggulangan keadaan darurat di masyarakat, meningkatkan efektivitas respons insiden, serta menekan risiko fatalitas akibat keterlambatan penanganan.

‎Dengan sumber daya yang terlatih dan standar operasional yang jelas, RAPID siap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan yang responsif, profesional, dan dapat diandalkan kapan pun serta di mana pun dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
PIM Desak Buka Data, Anggaran Mamin Kecamatan Pasar Kemis Capai Rp1,7 Miliar
Badrul Munir: Hormati Hasil Demokrasi dan Jaga Optimisme Kebangsaan
PIM Sorot Monopoli Rental Mobil Pejabat Pemkot Tangerang
Penemuan Mayat Pria di Sebuah Kontrakan Area Benda
Ketua DPC PKB Termuda di Banten, Hafidz Firdaus Siap Besarkan PKB Kota Tangerang
Ogy Sugiyono Apresiasi Ketua DPC PKB Terpilih: Saatnya PKB Banten Lebih Solid dan Progresif
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:10 WIB

Sinergi Tanpa Batas: Organisasi Kemanusiaan, RAPID Hadirkan Model Respons Darurat Terintegrasi di Tangsel

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:45 WIB

Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:44 WIB

PIM Desak Buka Data, Anggaran Mamin Kecamatan Pasar Kemis Capai Rp1,7 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:13 WIB

Badrul Munir: Hormati Hasil Demokrasi dan Jaga Optimisme Kebangsaan

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB