Selat Sunda Siaga III, KSOP Banten Peringati Pelayaran Waspada

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Gunung Krakatau erupsi lontarkan lava pijar. (dok. twitter @Sutopo_PN)

Anak Gunung Krakatau erupsi lontarkan lava pijar. (dok. twitter @Sutopo_PN)

MERAK, PUSATBERITA – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten mengeluarkan pengumuman kewaspadaan bagi seluruh pelaku pelayaran menyusul peningkatan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi Level III (Siaga).

Pengumuman Nomor PG-KSOP.Btn 8 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 3 Juli 2026 itu merupakan tindak lanjut atas rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Imbauan tersebut ditujukan kepada nakhoda, pemilik kapal, perusahaan pelayaran, agen kapal, hingga seluruh pengguna jasa angkutan laut yang beroperasi di wilayah Perairan Selat Sunda.

Dalam pengumuman tersebut, KSOP meminta seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, seperti letusan, lontaran material pijar, hujan abu vulkanik, hingga gangguan terhadap keselamatan navigasi.

Baca Juga :  Perumda Tirta Benteng Buka Rekrutmen, Lulusan S1 hingga SMK Bisa Mendaftar

Nakhoda juga diminta terus memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan instansi terkait, serta menyesuaikan rencana pelayaran dengan kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik.

Selain itu, kapal dilarang memasuki area dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III (Siaga) masih diberlakukan. Jika ditemukan indikasi yang berpotensi membahayakan pelayaran, nakhoda diminta segera mengambil langkah penghindaran dan melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, syahbandar terdekat, atau instansi berwenang.

Melalui pengumuman tersebut, KSOP Banten menegaskan seluruh penyelenggara pelayaran agar mengutamakan aspek keselamatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas pelayaran di Perairan Selat Sunda.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB