Basarnas Evakuasi Tiga Korban Tertimpa Reruntuhan Gempa NTT

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Kantor SAR Maumere mengevakuasi korban dari bangunan yang roboh akibat guncangan gempa bumi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Kantor SAR Maumere)

Personel Kantor SAR Maumere mengevakuasi korban dari bangunan yang roboh akibat guncangan gempa bumi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Kantor SAR Maumere)

JAKARTA, PUSATBERITA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi tiga orang yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Satu korban meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso mengatakan evakuasi dilakukan tim SAR gabungan di kawasan Pelabuhan Lauren Say, Maumere, Kabupaten Sikka.

“Saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Lauren Say Maumere-Sikka roboh dan menimpa warga,” kata Edy di Jakarta, Sabtu.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Meliana Nenong, 54 tahun. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka. Ketiganya telah dievakuasi ke RSUD T.C. Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan medis dan proses pemulasaraan.

Baca Juga :  Muktamar Nasional XXXIII PII Dipastikan Digelar di Jakarta 28 November–2 Desember

Gempa M7,7 tersebut berpusat di wilayah laut sekitar 15 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Guncangan menyebabkan sejumlah bangunan terdampak di wilayah NTT.

Edy mengatakan tim SAR gabungan, termasuk personel Kantor SAR Maumere, kini dikerahkan ke Kabupaten Nagekeo dan sejumlah lokasi terdampak lainnya. Penyisiran dilakukan untuk mencari kemungkinan korban lain sekaligus memastikan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.

Basarnas juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri untuk mempercepat pendataan korban serta penanganan keadaan darurat di lapangan.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran
PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja
Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
Basudara AMAN Apresiasi Kinerja dan Respons Cepat Gubernur YSK
Sosialisasi 4 Pilar, Himmatul Aliyah: Keterbukaan DTSEN Harus di Pahami Oleh Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:03 WIB

Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja

Rabu, 23 September 2026 - 23:19 WIB

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Berita Terbaru

Foto ilustrasi/screenshot metrotv

Nasional

Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Anggota Wantimpres

Jumat, 2 Okt 2026 - 13:43 WIB