WAMENA, PUSATBERITA — Tiga aparatur sipil negara Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak setelah menjalankan tugas menyalurkan bantuan pangan dan bibit ternak kepada warga di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Papua Pegunungan, Rabu, 9 September 2026.
Rombongan itu baru saja menyelesaikan pembagian bantuan sekitar pukul 15.10 WIT. Mereka kemudian meninggalkan lokasi menuju Wamena. Di tengah perjalanan, kendaraan yang membawa tiga korban diduga dihadang orang tak dikenal.
Para korban dikeluarkan dari kendaraan sebelum ditembak. Dua orang meninggal di lokasi, sedangkan satu lainnya mengembuskan napas terakhir setelah dibawa ke RSUD Jayawijaya.
Dua korban yang tewas di tempat adalah dokter hewan Alvan Mehan dan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya Ida Rapi. Sementara staf Dinas Pertanian, Wili Mbuik, meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Rombongan Dinas Pertanian tersebut sebelumnya terbagi dalam beberapa kelompok saat mendistribusikan bantuan. Lima rekan korban yang berada di kendaraan bagian belakang memilih menyelamatkan diri dan mencari pertolongan setelah penembakan terjadi.
Personel Polres Jayawijaya bersama Brimob Kompi D Wamena kemudian mengevakuasi para korban ke RSUD Jayawijaya. Jenazah menjalani pemeriksaan sebelum dipindahkan ke ruang jenazah.
Laporan lain menyebutkan lima orang yang selamat kemudian dimintai keterangan oleh aparat. Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang membenarkan adanya penembakan dan mengatakan aparat sempat terlibat kontak tembak dengan kelompok pelaku di sekitar lokasi.
Belum diketahui siapa pelaku dan apa motif penembakan tersebut. Kepolisian masih menyelidiki peristiwa yang menewaskan tiga petugas pemerintah daerah itu.
Kabar penembakan kemudian menyebar hingga RSUD Jayawijaya. Keluarga dan kerabat korban berdatangan. Di rumah sakit, suasana duka menyelimuti proses evakuasi jenazah para korban.













Komentar