TANGERANG, PUSATBERITA — Masyarakat Kampung Karawaci Ilir menilai kesadaran menjaga kebersihan Sungai Cisadane perlu terus diperkuat. Pencemaran akibat sampah dan limbah kimia berpotensi berdampak luas terhadap masyarakat yang bergantung pada sumber daya air tersebut.
Hal itu disampaikan Nasrulloh Jamaludin, Sekretaris RT 03 Kampung Karawaci Ilir, setelah mengikuti kegiatan Ruang Bakti Warga yang digelar melalui kolaborasi Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Tangerang dan Nawal Institute bersama masyarakat setempat, Sabtu (24/10) 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menghadirkan sejumlah aktivitas, mulai dari cek kesehatan gratis, pelatihan pembuatan kokedama, hingga Ruang Dialog Warga bertajuk Membaca Cai Cisadane.
Nasrulloh mengatakan, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi warga tentang pentingnya menjaga sungai yang memiliki peran dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari kegiatan ini, kita jadi mengetahui sekaligus diingatkan kembali tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama Sungai Cisadane. Banyak masyarakat yang memanfaatkan air dari sungai ini untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan rumah tangga,” kata Nasrulloh, yang akrab disapa Jamal.

Persoalan lingkungan juga diperkenalkan melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak. Dalam pelatihan kokedama, mereka belajar membuat media tanam berbentuk bola dan menanam tanaman. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini mengajak anak-anak mengenal cara sederhana merawat tanaman dan lingkungan di sekitar mereka.
Sementara itu, cek kesehatan gratis memberikan kesempatan kepada warga untuk memeriksa kondisi kesehatan. Layanan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua Pelaksana Alvinda Akbar mengatakan, Ruang Bakti Warga dirancang untuk mempertemukan pelayanan sosial dengan edukasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi warga, termasuk anak-anak, sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Alvinda.












