Dinilai Minimnya Informasi, PII Banten Buka Posko Aduan SPMB 2025

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, PUSATBERITA – 21 Juni 2025 — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Banten periode 2025–2027 menerima aduan dari masyarakat terkait kurangnya informasi mengenai mekanisme jalur afirmasi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 di Kota Cilegon.

Dari laporan yang masuk, diketahui bahwa sejumlah calon murid baru tingkat sekolah menengah pertama tidak mendapatkan informasi yang memadai terkait persyaratan utama jalur afirmasi, yaitu harus terdata di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), bukan hanya memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan. Kurangnya informasi ini berdampak pada kesulitan calon peserta didik dari keluarga kurang mampu dalam mengakses haknya secara adil.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap warga negara berhak untuk mengetahui informasi publik secara benar, tepat, dan akurat. Pelaksanaan SPMB sebagai layanan publik seharusnya menjunjung tinggi prinsip tersebut, baik oleh pihak sekolah maupun instansi terkait.

“Kami mendorong semua pihak untuk lebih transparan dan terbuka dalam memberikan informasi pendidikan kepada masyarakat. Apalagi jika menyangkut kelompok rentan seperti pelajar dari keluarga tidak mampu,” ujar Adi Gustiadi, Ketua Bidang Komunikasi Umat PW PII Banten.

Baca Juga :  Aksi Hardiknas, PII Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Kurikulum Merdeka Hingga KIP

PII Banten menyerukan:

1. Pemerintah Kota Cilegon dan Dinas Pendidikan untuk memperbaiki kanal informasi SPMB secara menyeluruh, khususnya terkait jalur afirmasi dan mekanisme verifikasi DTKS.

2. Pihak sekolah agar aktif mensosialisasikan syarat dan prosedur kepada masyarakat, baik secara digital maupun tatap muka.

3. Seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama mengawal proses SPMB demi terciptanya pendidikan yang adil, transparan, dan merata.

Kami berharap temuan ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan SPMB di tahun-tahun berikutnya lebih mengedepankan prinsip kejujuran, transparansi, keadilan, dan keterbukaan informasi publik.

Untuk melaporkan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan SPMB 2025, masyarakat dapat menghubungi:

📞 +62 819-1087-1304 (Adi Gustiadi – Ketua Bidang Komunikasi Umat PW PII Banten)

Yuk Kawal Bersama SPMB 2025!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB