Kebersamaan 10 Muharram: Masyarakat Cirogol Gelar Gebyar Muharam

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, PUSATBERITA – Bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, masyarakat lingkungan Cirogol menggelar acara Gebyar Muharram sebagai bentuk perayaan Tahun Baru Islam yang penuh makna. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat dan kebersamaan ini diwarnai dengan santunan anak yatim serta zikir bersama, dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Sabtu, (5/7) 2025

Sejak acara di mulai, suasana kebersamaan telah terasa. Kiyai, Ustadz, tokoh masyarakat, aparatur desa, ibu-ibu Majlis Ta’lim, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Prima Graha kelompok 16 dari Kelurahan Pengampelan, turut menyatu dalam nuansa religius dan sosial yang kental.

Acara ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi. Puluhan anak yatim dari lingkungan sekitar diberikan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial umat. Suara lantunan zikir dan doa yang menggema menambah suasana spiritual dan menyentuh hati.

Baca Juga :  Tutup Akses TPA Bangkonol, Ratusan Warga Kirim Sampah ke Kantor DLH Pandeglang

“Kami sangat bersyukur atas partisipasi dan semangat gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. Dukungan dari para Kiyai, Ustadz, aparatur desa, dan mahasiswa KKN memberi energi positif dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujar Ketua Panitia, Muhamad Ilham.

Senada dengan itu, Alwan Fauzan, Ketua KKN Universitas Prima Graha Kelompok 16, menyampaikan bahwa keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga.

“ Kami belajar langsung dari masyarakat. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di sini sangat menginspirasi. Semoga kehadiran kami memberi manfaat dan bisa terus bersinergi dalam kegiatan lainnya.”

Acara Gebyar Muharram di Cirogol ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya mempererat ukhuwah islamiyah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama di tengah tantangan zaman, dan kegiatan seperti ini dapat menjadi pengingat pentingnya merawat nilai-nilai kebersamaan dan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB