Tutup Akses TPA Bangkonol, Ratusan Warga Kirim Sampah ke Kantor DLH Pandeglang

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 22:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PANDEGLANG, PUSATBERITA – Ratusan warga yang tergabung dalam Front Aksi Masyarakat dari Desa Bangkonol dan Desa Tegal Longok, Kabupaten Pandeglang, Banten, melakukan aksi unjuk rasa di depan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Rabu (7/8). Mereka menolak rencana pengiriman sampah dari luar daerah, khususnya dari Kabupaten Serang dan Kota Tangerang Selatan, ke TPA tersebut.

Warga menilai kebijakan ini akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Selain itu, mereka mengkhawatirkan sistem pengelolaan sampah yang dinilai belum memadai, karena masih menggunakan metode open dumping atau pembuangan terbuka.

Dalam aksi tersebut, massa menutup akses jalan menuju TPA Bangkonol dan menghentikan paksa truk-truk pengangkut sampah yang hendak masuk. Sebagai bentuk protes, warga bahkan membawa dan membuang tumpukan sampah ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang agar pihak dinas merasakan langsung bau menyengat dari sampah tersebut.

Baca Juga :  Sinergi Tanpa Batas: Organisasi Kemanusiaan, RAPID Hadirkan Model Respons Darurat Terintegrasi di Tangsel

“TPA Bangkonol belum layak menampung sampah dari daerah lain. Kami khawatir ini akan memperburuk kondisi lingkungan, apalagi letaknya dekat permukiman,” ujar Ahmad Yani, salah satu warga peserta aksi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menandatangani perjanjian kerja sama terkait pembuangan sampah ke TPA Bangkonol. Sebagai kompensasi, Pemkab Pandeglang menerima dana bantuan keuangan khusus senilai Rp40 miliar dari Pemkot Tangsel.

Namun, warga mendesak Pemkab untuk mengevaluasi ulang perjanjian tersebut, mengingat dampak yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan nilai kompensasinya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
Benyamin Patondok Motivasi Mahasiswa IAKN Toraja: Bangun Disiplin, Kemandirian, dan Masa Depan Gemilang
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB