Tanggal Krusial 17+8 Perombakan Kabinet, Mirip Tuntutan Rakyat Artinya Mereset Kembali 

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

17+8 tuntutan rakyat

17+8 tuntutan rakyat

JAKARTA, PUSATBERITA – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak kabinetnya pada Selasa, 17/9/2025. Ini merupakan reshuffle kedua dalam sebulan terakhir, setelah sebelumnya dilakukan pada 8/9/2025.

Tanggal reshuffle kali ini dianggap simbolis karena bertepatan dengan angka “17+8”, yang identik dengan daftar tuntutan masyarakat: 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang. Beberapa di antaranya adalah peninjauan ulang kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan, audit DPR, reformasi Polri, hingga pembatasan peran TNI dalam urusan sipil.

Dua Kali Perombakan dalam Sebulan

Pada reshuffle 8 September, Presiden menunjuk Letjen TNI (Purn) Djamaril Chalidga sebagai Menko Polhukam, Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, serta beberapa wakil menteri baru.

Sementara reshuffle 17 September menyasar kepala badan setingkat menteri, seperti Angga Raka Prabowo (Kepala Badan Komunikasi Pemerintah), M. Godari (Kepala Staf Kepresidenan), serta Nurhasan dan Sonny Sanjaya di posisi strategis lainnya.

Baca Juga :  Wamenpora Taufik Hidayat Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 Bersama Presiden Prabowo

Stimulus Ekonomi 8+4+5

Bersamaan dengan reshuffle, pemerintah juga merilis paket stimulus ekonomi senilai Rp16,2 triliun. Program ini dibagi menjadi tiga fase 8 program akselerasi tahun berjalan, 4 program di tahun berikutnya, dan 5 program prioritas penciptaan lapangan kerja.

Program unggulan di antaranya:

– Bantuan pangan 10 kg beras untuk rumah tangga miskin hingga Desember 2025.

– Perluasan penerima PKH 21 DTP, mencakup pekerja informal, transportasi, dan nelayan.

– Diskon iuran JKK dan JKM bagi pekerja sektor informal.

– Program magang untuk lulusan baru dengan insentif bagi perusahaan penerima.

Langkah reshuffle dan stimulus ini disebut sebagai strategi Prabowo merespons tuntutan publik sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu
BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan
Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM
Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27 WIB

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB