Anak Koin Merak Jadi Korban Kekerasan, PKBH Tuntut ASDP Tindak Pelaku

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

CILEGON, PUSATBERITA — Polemik dugaan kekerasan terhadap anak koin di Pelabuhan Merak memasuki babak baru. Ketua Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Pelita Keadilan Nusantara, Yoga Mahesa, menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat somasi langsung ke kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak.

“Kami tunggu itikad baik ASDP dalam tujuh hari ke depan. Kalau tidak ada respons, kami akan menempuh langkah hukum ke Polda Banten,” ujar Yoga, senin, (3/11/2025).

Somasi bernomor No.201/SS/PKBH-PKN/XI/2025 itu berisi empat tuntutan: permintaan maaf terbuka dari ASDP, penghapusan video yang viral, pemberian ganti rugi, serta penjatuhan sanksi terhadap oknum pelaku.

PKBH menilai tindakan petugas keamanan ASDP tersebut berpotensi melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 33 UU HAM, Pasal 27 ayat 3 UU ITE, serta Pasal 1365 KUH Perdata tentang perbuatan melawan hukum.

Publik kini menantikan langkah tegas dari ASDP Merak dan instansi terkait agar peristiwa serupa tak kembali mencoreng wajah pelabuhan yang menjadi gerbang utama BUMN transportasi laut di Banten.

Sementara itu, Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menjelaskan bahwa kegiatan patroli dan penertiban di area dermaga merupakan bagian dari upaya rutin menjaga keselamatan dan ketertiban di kawasan pelabuhan.

Baca Juga :  JRP Himbau Investor di Tangerang Sejahterakan Masyarakat

“Area tersebut hanya diperuntukkan bagi petugas dan pihak berizin. Aktivitas berenang dan mencari koin di sekitar kapal memiliki risiko sangat tinggi terhadap keselamatan jiwa karena berada di jalur olah gerak kapal,” kata Shelvy.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap tindakan pengamanan harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan menghormati hak asasi manusia. ASDP, lanjutnya, sedang melakukan evaluasi internal untuk memastikan seluruh petugas di lapangan bertindak sesuai prosedur dan etika pelayanan publik.

ASDP juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan setempat untuk mencari solusi yang lebih humanis dan berkelanjutan dalam penertiban aktivitas berisiko di kawasan pelabuhan.

Diketahui, korban bernama Haryadi, seorang anak koin yang kerap menyelam di sekitar dermaga Merak, terekam dalam video viral pada 26 Oktober 2025.

Dalam video itu, ia tampak dipaksa berguling di lantai dermaga oleh seorang petugas keamanan. Peristiwa tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi korban dan memantik keprihatinan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB

Foto/istimewa.

Opini

‎Kaum Bohemian Menjelma Hewan Ternak Kekuasaan

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:32 WIB