CILEGON, PUSATBERITA – Sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon terpaksa menghentikan aktivitas karena anggaran dari pemerintah pusat yang tak kunjung turun. Situasi ini membuat ribuan anak penerima manfaat tidak mendapatkan makanan bergizi sesuai jadwal distribusi.
Koordinator Wilayah Kota Cilegon Badan Gizi Nasional (BGN), Lukiah, menyampaikan bahwa sedikitnya empat Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) harus menghentikan layanan sementara. “Benar, ada empat SPPG yang untuk sementara tidak beroperasi,” ujar Lukiah saat dimintai keterangan, Kamis (13/11).
Ia memaparkan bahwa penghentian kegiatan ini ada murni disebabkan oleh belum dicairkannya dana dari pemerintah pusat. Lukiah berharap operasional dapat kembali normal dalam waktu dekat. “Insyaallah Senin sudah bisa berjalan seperti biasa,” kata Lukiah yang juga memimpin SPPG Cibeber Kedaleman. Menurutnya, SPPG di wilayah Kedaleman melayani sekitar 3.000 pelajar.
Empat SPPG yang terdampak berada di Kecamatan Cibeber, Jombang, Purwakarta, dan Grogol.
Ketua Yayasan Nurani Dhuafa Indonesia, Irfan Ali Hakim, juga membenarkan dua dapur MBG yang dikelola lembaganya harus jeda sementara. “Ada dua dapur kami yang terhenti karena persoalan anggaran, bukan karena hal lain,” jelas Irfan.
Ia menambahkan juga bahwa pergantian pejabat administrasi keuangan di BGN menjadi salah satu penyebab keterlambatan pencairan dana. Menurutnya, kondisi serupa terjadi di berbagai daerah. “Ada aturan baru di BGN, dapur tidak boleh beroperasi sebelum dananya tersedia. Informasinya, minggu ini insyaallah sudah selesai,” katanya.
Diketahui, penghentian sementara layanan MBG juga terjadi di beberapa wilayah lain akibat perubahan regulasi di Badan Gizi Nasional. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Gizi Nasional RI No. 244 Tahun 2025 mengenai perubahan ketiga petunjuk teknis bantuan pemerintah untuk Program MBG Tahun Anggaran 2025. Dalam aturan terbaru ini, jumlah penerima manfaat per dapur dibatasi maksimal 2.500 anak, atau 3.000 anak bagi dapur yang dikelola chef bersertifikat.











