BPBD Ajak Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana di Musim Hujan

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat

SERANG, PUSAT-BERITA – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Masyarakat diminta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam upaya mitigasi maupun penanganan bencana.

“Kami mengajak masyarakat, terutama di musim rawan bencana seperti saat ini, untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam memitigasi dan mengurangi risiko bencana. Minimal, saluran-saluran air di lingkungan harus dibersihkan dan dijaga, serta kawasan resapan air tidak boleh dialihfungsikan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Ajat Sudrajat, senin, (24/11/2025).

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti penebangan pohon dan penggundulan lahan dapat memicu banjir, sehingga masyarakat diimbau melakukan reboisasi bila memungkinkan. Selain itu, tanda-tanda awal bencana yang disosialisasikan pemerintah maupun lembaga terkait harus diperhatikan sebagai langkah antisipasi.

“Bencana alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha sangat membantu meminimalisir dampak bencana,” lanjutnya.

BPBD Siapkan SOP dan Pusdalops

BPBD telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta protap penanganan kedaruratan. Seluruh laporan masuk melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) sebelum ditindaklanjuti oleh Tim Reaksi Cepat.

“Informasi dari masyarakat masuk melalui Pusdalops, salah satunya lewat call center 200135. Tim kemudian melakukan asesmen lokasi, jenis bencana, kerugian, dan kebutuhan. Setelah itu barulah dilakukan penanganan darurat bersama OPD terkait, termasuk dukungan pangan dari dinas sosial,” jelasnya.

Baca Juga :  Finalisasi Data Non-ASN di Patia Disorot: Diduga Ada Ketidaktepatan Verifikasi di Sejumlah Sekolah

Serang Miliki Potensi Bencana Tinggi

Menurut Ajat Sudrajat Kepala BPBD Kabupaten Serang, Kabupaten Serang ini memiliki potensi bencana yang cukup tinggi seperti banjir, longsor, dan tsunami, mengingat lokasinya berhadapan langsung dengan Gunung Anak Krakatau.

“Kita memiliki empat bidang di BPBD: pencegahan, tanggap darurat, rekonstruksi dan rehabilitasi, serta pemadam kebakaran. Struktur ini dibentuk karena potensi bencananya tinggi,” ungkapnya.

Meski baru menjabat sekitar satu bulan, ia mengaku terus menambah wawasan, termasuk dengan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Senior Disaster Management Training.

Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Organisasi

BPBD menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam mitigasi. Perusahaan dapat mengajukan permohonan resmi untuk pelatihan pencegahan, penanganan darurat, hingga simulasi bencana.

“Perusahaan bisa berkirim surat bila membutuhkan pelatihan pencegahan kebakaran, tanggap darurat, atau penanganan pasca bencana. Bahkan jika tidak mengajukan pun, kami tetap membuka ruang kolaborasi sesuai anggaran yang tersedia,” jelasnya.

Selain perusahaan, organisasi mahasiswa, masyarakat, hingga sekolah juga kerap mengikuti pelatihan BPBD.

Masyarakat Bisa Melapor Bencana Melalui Call Center

Masyarakat yang mengetahui atau terdampak bencana dapat langsung melapor ke call center BPBD.

“Call center kami siap menerima laporan kapan saja. Silakan hubungi 200135 jika terjadi bencana,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Berita Terbaru

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB

Foto: istimewa.

Nasional

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:03 WIB