‎Bupati Cianjur Mangkir saat Rakyat Tagih Janji Tolak Geothermal

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan masyarakat mengepung Pendopo Bupati Cianjur menagih janji tolak proyek geothermal, Rabu (10/12) 2025 (foto/istimewa).


KABUPATEN CIANJUR, PUSATBERITA – Ratusan masyarakat dari Kabupaten Cianjur, Bogor dan Sukabumi menggelar aksi demonstrasi depan Pendopo Bupati Cianjur pada Rabu (10/12) 2025.

‎Pantauan reporter Pusat-berita.com, sekitar 200 massa aksi tiba pukul 11:00 WIB dengan membawa berbagai poster dengan bertulisan “Gede Pangrango Bukan Untuk Geothermal”, “Proyek Sengsara Nasional”, dan “Massa Depan Kita Bukan Proyek Mereka”.

‎Koordinator aksi, Cece mengatakan bahwa aksi ini sebagai momentum memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh masyarakat sipil menuntut Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu segera menghentikan proyek geothermal di bawah kaki Gunung Gede.

‎”Bupati [Cianjur] ini pernah melakukan janji ketika kampanye dengan mengatakan siap melawan Geothermal dengan wisata kita,” ujar Cece saat diwawancarai.

Foto/istimewa.

‎Janji Kampanye Bupati Cianjur Lawan Proyek Geothermal

‎Sebuah video berdurasi 28 detik yang memuat pernyataan Bupati Cianjur Muhammad Wahyu mengenai penolakan terhadap rencana pemanfaatan panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Gede Pangrango, telah menyebar luas melalui berbagai platform media sosial dan pesan berantai.

‎Dalam klip berdurasi kurang dari setengah menit itu, Wahyu dengan lantang menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur akan menanggapi proyek geothermal tersebut dengan cara mengembangkan potensi wisata alam yang dimiliki kawasan tersebut.

‎“Kita akan melawan geothermal dengan wisata alam kita,” tutur Wahyu dalam video yang kini viral, seraya menambahkan bahwa Gunung Gede menyimpan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.

‎DPRD Kabupaten Cianjur: Hentikan semua tahapan Geothermal

‎Lanjut Cece, pihak DPRD sudah mengatakan tahapan, survey dan eksplorasi proyek geothermal harus dihentikan. Namun, di lapangan yang terjadi justru malah perusahaan ini masih terus-menerus melakukan kegiatan tahapan tersebut.

Baca Juga :  Diplomat Kemlu Tewas Kondisi Wajah Dilakban, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

‎”Mereka [DPRD Kab. Cianjur] hanya sekadar obrolan saja, akan tetapi tidak ada tindakan pengawasan saat lapangan,” tambahnya.

Foto/Aditya Nugraha.

‎Sehingga kami menuntut, Cece berkata, Bupati Cianjur harus bertindak tegas menangani perusahaan tersebut.

‎”Apalagi sudah ada janji yang pernah diucapkan oleh Bupati, sekarang kami meminta janji tersebut,” kata Cece.

‎Perusahaan selalu mencari-cari waktu ketika masyarakat lengah untuk dapat melakukan pematokan atau pengeboran.

‎Massa Aksi Merangsak Masuk Pendopo Bupati Cianjur

‎Pada pertengahan aksi, masyarakat mencoba menerobos masuk ke pendopo buntut Bupati tidak kian keluar dari kantornya untuk menemui massa aksi.

‎Bentrokan fisik terjadi, termasuk aksi saling dorong dan salah satu massa aksi mengalami pemukulan dari aparat keamanan.

‎”Iya saya dikepung dan pipi saya dipukul [menunjukkan pipi sebelah kanan],” ucap salah satu massa aksi.

‎Dua Kali Kirim Laporan Pengaduan Tak Kunjung direspon Dedi Mulyadi

‎Terakhir Cece menegaskan bahwa, tuntutan masyarakat tidak pernah digubris dengan serius oleh Bupati. Menurutnya, akan ada aksi massa dengan gelombang yang lebih besar.

‎”Bukan hanya untuk Bupati Kabupaten Cianjur, tetapi aksi protes akann jauh lebih tebal di tingkat Gubenur Jawa Barat yakni Dedi Mulyadi,” tegas Cece.

‎Cece menjelaskan, masyarakat sudah melakukan laporan pengaduan sebanyak dua kali yang dilayangkan kepada Dedi Mulyadi, namun hingga saat ini Dedi Mulyadi belum memberikan tanggapan.

‎”Belum ada tanggapan atau surat apapun yang dilayangkan dari Dedi Mulyadi terkait masyarakat menolak proyek geothermal,” tutup Cece.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal
Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku
Kepala KCD Temui Massa Aksi, Segera Usut Tuntas Pelanggaran di Sekolah
Aksi Jilid II KCD Kota Tangerang, PROGRESI: Konflik Relasi Kuasa
AMPK Desak PN Limboto Segera Eksekusi Putusan MA
‎Mapala Se-Indonesia Tanggap Bencana Banjir Longsor Aceh Tengah
Warga TPA Jatiwaringin Tolak PSEL Saat RDP DPRD Kab Tangerang
‎DLHK Tangerang Mangkir Bahas TPA Jatiwaringin di RDP DPRD
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:10 WIB

Kepala KCD Temui Massa Aksi, Segera Usut Tuntas Pelanggaran di Sekolah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:18 WIB

Aksi Jilid II KCD Kota Tangerang, PROGRESI: Konflik Relasi Kuasa

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:47 WIB

AMPK Desak PN Limboto Segera Eksekusi Putusan MA

Berita Terbaru

Koordinator Aksi KameraD, Aditya Nugraha dalam orasinya di depan Kantor DPRD Kota Tangerang, Kamis (15/1) 2026 (Foto: Topan Bagaskara/PusatBerita).

Politik

‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:21 WIB