Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten, Lampung, dan Bengkulu Akibat Siklon Bakung

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto cuaca ekstrem | istimewa

Ilustrasi foto cuaca ekstrem | istimewa

CILEGON, PUSAT-BERITA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Banten, Lampung, dan Bengkulu akibat kemunculan Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia.

Siklon Tropis Bakung terbentuk dari bibit siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung sejak Jumat malam (12/12/2025). Meski bergerak menjauhi wilayah Indonesia, siklon ini tetap berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung berupa hujan lebat dan gelombang tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Siklon Tropis Bakung memiliki kecepatan angin maksimum hingga 35 knot atau sekitar 65 kilometer per jam.

“Dampak tidak langsung yang perlu diwaspadai adalah potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, terutama di wilayah Bengkulu, Lampung, dan Banten,” ujar Faisal saat di hubungi awak media, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Warga Resah Prostitusi Berkedok Warung di Selapajang Tangerang

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah tersebut. Selain itu, tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di beberapa perairan, antara lain Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat, serta Selat Sunda bagian selatan.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca terkini guna mengantisipasi dampak dari Siklon Tropis Bakung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Krisis Banjir Menggila, Moratorium Tambang Menunggu Keberanian DPRD 
Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari
Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang
Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal
Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 
Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Kawasan Pendidikan Cikokol 
450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:20 WIB

Krisis Banjir Menggila, Moratorium Tambang Menunggu Keberanian DPRD 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:02 WIB

Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:32 WIB

Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 

Berita Terbaru

Koordinator Aksi KameraD, Aditya Nugraha dalam orasinya di depan Kantor DPRD Kota Tangerang, Kamis (15/1) 2026 (Foto: Topan Bagaskara/PusatBerita).

Politik

‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:21 WIB