Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat Penyakit Menular Musim Hujan

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni (Foto: Pemerintah Kota Tangerang)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni (Foto: Pemerintah Kota Tangerang)

TANGERANG, PUSATBERITA– Intensitas hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah mulai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan adanya potensi peningkatan penyakit menular akibat lingkungan yang lembap dan genangan air, Selasa (20/1/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menyampaikan bahwa penyakit yang paling berpotensi meningkat pada situasi banjir adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan leptospirosis.

“Pada kondisi hujan berkepanjangan dan banjir, penyakit yang berpotensi meningkat adalah ISPA dan leptospirosis. Saat ini kami sudah mencatat satu kasus baru leptospirosis,” ungkap Dini melalui keterangan tertulis via WhatsApp, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan, kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak penyakit akibat banjir meliputi anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi akibat daya tahan tubuh yang lebih lemah dan paparan lingkungan yang tidak sehat.

Dalam upaya pencegahan, Dinkes mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama dan setelah banjir. “Saat terjadi banjir, masyarakat diupayakan menggunakan sepatu boot, menjaga anak-anak agar tidak bermain atau berenang di genangan air, serta mencuci tangan dan kaki menggunakan air bersih dan sabun setelah terpapar banjir. Setelah banjir surut, rumah harus dibersihkan menggunakan disinfektan,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Mark-Up Anggaran Sewa Kantor KCD Tangerang Hampir Rp 300 Juta

Selain itu, Dini juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan air dan makanan. Masyarakat diminta untuk selalu mengonsumsi air matang yang aman diminum serta mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan guna mencegah penyakit saluran pencernaan dan infeksi lainnya.

Terkait pelayanan kesehatan, Dinkes memastikan kesiapan tenaga medis di lapangan. “Tenaga kesehatan selalu siap memberikan pelayanan. Setiap gejala yang dirasakan masyarakat agar segera dikonsultasikan dengan tenaga medis,” tegasnya.

Dalam menghadapi dampak kesehatan akibat banjir, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah melakukan langkah konkret berupa mitigasi risiko bencana kesehatan di wilayah-wilayah rawan banjir bersama puskesmas serta lintas sektor terkait.

“Kami juga menyediakan pos kesehatan di wilayah terdampak bencana, berkolaborasi dengan BPBD, baik pos kesehatan yang siaga di lokasi maupun layanan kesehatan mobile untuk memberikan pelayanan langsung kepada warga terdampak,” tutup Kadinkes Kota Tangerang.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus penyakit akibat cuaca ekstrem, Dinkes memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan dalam kondisi aman dan mencukupi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut
Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni
ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa
Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan
Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar
SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:11 WIB

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:05 WIB

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:43 WIB

ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:51 WIB

Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan

Berita Terbaru

Opini

Trump, Iran, dan Mitos Kemenangan Instan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:09 WIB