Dinkes Kota Tangerang Keluarkan Peringatan Keras Usai Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraini (Foto : Pemerintah Kota Tangerang)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraini (Foto : Pemerintah Kota Tangerang)

TANGERANG PUSATBERITA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat menyusul kebakaran gudang kimia yang diduga menyimpan limbah B3 milik PT Bioteknologi Saranatama di kawasan Pergudangan Taman Tecno, Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut dikhawatirkan berdampak pada pencemaran lingkungan, termasuk Sungai Cisadane. Selasa (10/2/2026).

‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraini, menegaskan bahwa masyarakat tidak dianjurkan mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane yang diduga telah tercemar dampak kebakaran dan limbah berbahaya.

‎“Ikan dari Sungai Cisadane yang diduga tercemar tidak dianjurkan dikonsumsi secara bebas — terutama jika ikan itu berasal dari area sungai yang jelas tercemar limbah atau kualitas airnya buruk,” tegas Dini Anggraini.

‎Menurutnya, ikan dari perairan tercemar memiliki risiko kesehatan serius karena tidak melalui pengawasan keamanan pangan.

‎“Ikan tersebut tidak melalui pengawasan keamanan pangan, berisiko mengandung logam berat yang sulit hilang hanya dengan dimasak, serta berpotensi membawa bakteri dan parasit berbahaya,” ujar Dini.

‎Dini juga menekankan bahwa tingkat keamanan ikan hasil tangkapan di wilayah terdampak tidak dapat dipastikan, terutama karena tidak ada pengujian kandungan zat berbahaya di pasar tradisional.

Baca Juga :  Tutup HBB 2025, Disbudpar Kota Tangerang Harapkan Tiap Kecamatan Ciptakan Buku Budaya

‎“Sehingga aman atau tidaknya sangat tergantung pada kadar kontaminan di ikan tersebut, yang umumnya tidak diuji di pasar tradisional,” tambahnya.

‎Selain larangan konsumsi ikan, Dinkes Kota Tangerang juga mengeluarkan sejumlah imbauan kesehatan penting kepada warga di sekitar lokasi kebakaran dan aliran sungai terdampak, antara lain:

  • ‎Menjauhi area kebakaran hingga otoritas menyatakan kondisi benar-benar aman.
  • ‎Wajib menggunakan masker dan membatasi aktivitas luar ruangan di wilayah terdampak.
  • Tidak menggunakan air yang menunjukkan indikasi tercemar sebelum adanya hasil uji laboratorium resmi.
  • Menjaga higiene personal, dengan segera mencuci tangan, wajah, dan bagian tubuh yang terpapar debu sisa kebakaran.
  • Segera memeriksakan kesehatan ke fasilitas layanan medis apabila mengalami gejala seperti sesak napas, mual, pusing, atau iritasi mata.
  • Melarang konsumsi ikan dari sungai atau perairan di wilayah terdampak yang berpotensi tercemar limbah kimia.
  • ‎Berkonsultasi dengan dinas kesehatan atau dinas pangan setempat bagi warga yang ingin memastikan keamanan ikan hasil tangkapan sendiri.

‎Dinkes Kota Tangerang menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau dampak kesehatan dan lingkungan akibat kebakaran gudang kimia tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Buka Puasa Bersama: Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
PMI Wilayah Jakarta Bersama Kompak LB Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim
Perumda Tirta Benteng Peringati Nuzulul Qur’an Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama
Pemuda Neglasari Soroti Kinerja Dishub Kota Tangerang: Maraknya Parkir Liar, Akibat Lemahnya Pengawasan
Anggaran Rp.460 Miliar Dipertanyakan, LSMP: Kejanggalan Proyek Pemkot Tangerang
Prioritaskan Kepentingan Rakyat, Bukan Kemewahan Gedung Kekuasaan Baru DPRD Kota Tangerang
PW IPNU Banten Desak Gubernur Banten Segera Realisasikan Pergub Pesantren
Gagas Pesantren Revolusi, BEM PTNU: Lahir Dari Keprihatinan Sosial dan Implementasi Nilai Keagamaan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:34 WIB

Gelar Buka Puasa Bersama: Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:03 WIB

Perumda Tirta Benteng Peringati Nuzulul Qur’an Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:51 WIB

Pemuda Neglasari Soroti Kinerja Dishub Kota Tangerang: Maraknya Parkir Liar, Akibat Lemahnya Pengawasan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:43 WIB

Anggaran Rp.460 Miliar Dipertanyakan, LSMP: Kejanggalan Proyek Pemkot Tangerang

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

Prioritaskan Kepentingan Rakyat, Bukan Kemewahan Gedung Kekuasaan Baru DPRD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi (foto: istimewa).

Pilihan Redaksi

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Selasa, 10 Mar 2026 - 17:08 WIB

Anggota DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD

Senin, 9 Mar 2026 - 19:39 WIB

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada Saat Berikan Sambutan dalam Penutupan INRA EXPO KB PII 2026 (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Nasional

INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

Senin, 9 Mar 2026 - 19:08 WIB

Redaksi Media Posbanten.com menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) dan Santuan di wilayah Kelurahan Sumur Pacing Kecamatan Karawaci (Foto: Istimewa)

Banten

Gelar Buka Puasa Bersama: Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Senin, 9 Mar 2026 - 01:34 WIB

Opini

Fenomena Kesehatan Mental Tren Dalam Media Sosial

Minggu, 8 Mar 2026 - 22:04 WIB