Kios Dibongkar, Pedagang Stadion Ciceri Ungkap Pemkot Serang Tak Beri Solusi

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat tengah membongkar salah satu kios di Stadion Ciceri. (Foto: Ade/BantenNews.co.id)

Alat berat tengah membongkar salah satu kios di Stadion Ciceri. (Foto: Ade/BantenNews.co.id)

SERANG, PUSATBERITA – Sejumlah pedagang di kawasan Stadion Ciceri, Kota Serang, mengeluhkan pembongkaran kios tempat mereka berjualan yang dilakukan Pemkot Serang pada Kamis (17/7/2025). Pembongkaran ini dilakukan dalam rangka revitalisasi kawasan stadion dan diperkirakan akan berlangsung selama dua bulan ke depan.

‎Namun, para pedagang merasa kebijakan ini justru menyulitkan mereka. Pasalnya, tidak ada kejelasan mengenai relokasi, bahkan sebagian besar pedagang tidak mendapat kompensasi atas lapak yang dibongkar.

‎“Saya bingung harus bagaimana. Anak saya masih kuliah, saya juga baru ditinggal suami. Sekarang kios dibongkar lagi, padahal belum lima tahun berdiri. Kami ini bukan pengusaha besar, semua dari hasil dagang,” ujar Yani, salah satu pedagang yang kiosnya ikut dibongkar.

‎Yani menceritakan, ia dan pedagang lainnya sebelumnya juga sudah pernah dipindahkan dari depan stadion ke dalam atas arahan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang. Saat itu, pihak Dispora menjanjikan bahwa lokasi baru tidak akan dibongkar. Para pedagang bahkan mengaku telah membayar hingga Rp12 juta untuk kontrak lima tahun.

Baca Juga :  Dibawah HET, ‎Polres dan Disperindag Cilegon Pastikan Harga Beras Normal 

‎“Tapi baru dua tahun, kios kami dibongkar lagi. Dulu Dispora yang minta pindah, sekarang Dispora juga yang bongkar. Kami cuma mau dagang tenang,” keluhnya.

‎Tak hanya itu, selama proses revitalisasi berlangsung, pedagang tidak tahu harus berjualan di mana. Mereka mengaku tidak diberi solusi sementara selama dua bulan ke depan.

‎“Kita disuruh libur, tapi makan dari mana? Biaya hidup dan sekolah anak semua dari hasil dagang,” tambah Yani.

‎Pedagang lainnya, Iin, juga menyampaikan keluhan serupa. Ia mengaku sudah empat kali berpindah tempat selama berdagang di kawasan stadion. “Katanya dulu aman, bahkan ada surat dari Dispora. Tapi nyatanya tetap dibongkar juga. Sudah keluar uang banyak, take over pun sekarang nggak jelas,” ujarnya.

‎Para pedagang berharap Pemkot Serang bisa memberikan kepastian yang lebih jelas ke depannya. Mereka meminta pemerintah tidak hanya fokus pada penataan fisik, tapi juga memperhatikan dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta
FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris
Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031
PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎
ASN PPPK Teknis Kota Tangerang Gelar Aksi Damai, Sampaikan Aspirasi Demi Keadilan dan Kesejahteraan
‎Poros Baru Tangerang Serukan Mosi Tidak Percaya Terhadap APH
Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Hubburrosul Kota Tangerang
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 19:44 WIB

Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 14:55 WIB

FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:39 WIB

Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎

Berita Terbaru