DPP SEDARA Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Nonaktifkan Dirlantas Polda Jambi

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPP SEDARA Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Mabes Polri (Dok. Ist)

DPP SEDARA Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Mabes Polri (Dok. Ist)

JAKARTA, PUSAT BERITA – Dewan Pengurus Pusat Serdadu Muda Nusantara (DPP SEDARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (15/1/2026).

Aksi ini merupakan bentuk desakan keras kepada Mabes Polri untuk segera memeriksa dan menonaktifkan Kombes Pol. Adi Benny Cahyono dari jabatannya sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi.

DPP SEDARA menilai, dugaan keterlibatan Kombes Pol. Adi Benny Cahyono dalam aliran dana sebesar Rp5,2 miliar merupakan persoalan serius yang tidak bisa diabaikan. Nama yang bersangkutan diketahui tercantum dalam putusan pengadilan terkait perkara penipuan dan penggelapan, sehingga menimbulkan pertanyaan besar terkait integritas pejabat kepolisian yang menduduki jabatan strategis.

Dalam rilis resminya, DPP SEDARA mendesak Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, objektif, dan transparan. Pengusutan dinilai tidak boleh berhenti pada individu semata, melainkan harus menelusuri sumber dana, alur pergerakan uang, tujuan penggunaan, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga :  Aroma Busuk Korupsi Kuota Haji

“Nonaktifkan yang bersangkutan demi menjaga marwah institusi Polri dan memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi. Jabatan Dirlantas adalah posisi vital yang harus diisi oleh sosok berintegritas dan bebas dari dugaan praktik menyimpang,” tegas DPP SEDARA.

Selain itu, DPP SEDARA secara resmi menyatakan mosi tidak percaya terhadap Kombes Pol. Adi Benny Cahyono sebagai Dirlantas Polda Jambi. Dugaan keterlibatan dalam aliran dana miliaran rupiah dinilai telah mencederai integritas, moralitas, serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

DPP SEDARA menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari kontrol sosial dan komitmen untuk mendorong penegakan hukum yang adil serta tidak tebang pilih. Mereka juga mengingatkan Mabes Polri agar tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut karena berpotensi memperburuk citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:45 WIB

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB