Dugaan Kecurangan Seleksi Jabatan Perseroda PITS, Walikota Tangsel Angkat Bicara

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang, Yanto menemukan bukti berupa dokumen administrasi yang diduga dipalsukan oleh salah satu calon peserta seleksi, Sabtu (16/8) 2025. Foto: istimewa.

Aktivis Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang, Yanto menemukan bukti berupa dokumen administrasi yang diduga dipalsukan oleh salah satu calon peserta seleksi, Sabtu (16/8) 2025. Foto: istimewa.

TANGERANG SELATAN, PUSATBERITA – Proses seleksi pengisian jabatan Komisaris, Direktur Umum, dan Direktur Operasional di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroda PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) tengah diterpa isu serius.

‎Terdapat dugaan pemalsuan dokumen administrasi oleh salah satu peserta seleksi serta adanya indikasi permufakatan jahat antara peserta dan panitia seleksi menjadi perhatian publik dan masyarakat sipil.

‎Yanto, aktivis dari Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan bukti berupa dokumen administrasi yang diduga dipalsukan oleh salah satu calon peserta seleksi.

‎”Kami menemukan adanya keterlibatan salah satu kandidat pada perusahaan swasta dengan singkatan GCS, bahkan posisinya strategis pada perusahaan tersebut, padahal berdasarkan psngumuman oleh panitia seleksi, hal itu tidak diperbolehkan dan dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai 10 ribu,” kata Yanto kepada wartawan, Sabtu (15/08/2025).

‎Meski terdapat kejanggalan yang cukup mencolok, peserta tersebut tetap dinyatakan lolos hingga tahap akhir dan bahkan disebut-sebut masuk dalam jajaran kandidat terpilih untuk jabatan strategis di tubuh BUMD PT. PITS.

‎Lanjut Yanto, dirinya berpendapat bahwa kejadian tersebut menguatkan dugaan adanya unsur pembiaran tersistematis yang pelibatkan panitia seleksi.

‎”Kami mencium adanya permainan tidak sehat dalam proses seleksi ini. Dokumen yang seharusnya menjadi dasar verifikasi administratif justru dipalsukan, dan parahnya lagi, panitia seleksi seolah-olah menutup mata. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi sudah mengarah pada dugaan permufakatan jahat,” tegas Yanto dalam keterangannya.

‎Menurut Yanto, praktik semacam ini tidak hanya mencoreng integritas seleksi terbuka, tapi juga membuka ruang bagi praktik kolusi dan nepotisme dalam pengelolaan BUMD.

Baca Juga :  Terjadi Mangkraknya Gedung SMPN 34, Fungsi Pengawasan Dewan Dinilai Mandul

‎Dirinya mendesak Walikota Tangerang Selatan agar melakukan audit independen dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh proses seleksi karena menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.

‎Sementara itu, aktivis mahasiswa itu juga mendesak kalangan DPRD Kota Tangerang Selatan untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menyelidiki proses seleksi serta dugaan keterlibatan panitia seleksi dalam skandal ini.

‎”DPRD jangan diam saja, seleksi ini akan menentukan kemajuan BUMD kedepan, apalagi ketua panitia seleksi adalah Sekretaris Daerah langsung,” ujarnya.

‎Jika dugaan tersebut terbukti, pihak-pihak yang terlibat dapat dikenai sanksi hukum pidana, termasuk pasal-pasal dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pemalsuan dokumen, serta pasal dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

‎Publik berharap agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersikap transparan, menindak tegas oknum yang terlibat, dan menjadikan momentum ini sebagai evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola BUMD yang bersih dan profesional.

‎Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp oleh reporter pusat-berita.com, Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan tidak ada bentuk intervensi dari pihak manapun.

‎Selain itu, Direktur Operasional Perseroda PITS Sugeng Santoso juga peserta seleksi yang lolos Uji Kelayakan engga memberikan komentar atas hal tersebut.

‎”Maaf, no commend mas,” kata Sugeng Santoso saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp pada Sabtu, 16 Agustus 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji
Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga
Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen
Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat
Bupati Bogor Beri Apresiasi Atas Capaian RSUD R Moh Noh Nur
Aliansi Ormas Islam Tegaskan Pelaporan Kepada Ketiga Tokoh Tidak Ada Unsur Politisasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:54 WIB

Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:54 WIB

Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat

Berita Terbaru