Dukung Pembentukan PII di Pasangkayu, PW PII Sulteng Gelar Training di Ponpes Ashabul Kahfi

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arhamuddin membuka acara resmi Basic Training 

Arhamuddin membuka acara resmi Basic Training 

SULAWESI BARAT, PUSAT-BERITA — Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Matra menjadi pusat kegiatan kaderisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) selama sepekan, terhitung sejak 14 hingga 20 Desember 2025. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan terhadap pembentukan PII di Kabupaten Pasangkayu.

Sebanyak 77 santriwan dan santriwati mengikuti proses pembinaan intensif dengan mengusung tema “Membentuk Kader Islam yang Cinta dan Siap Berkontribusi kepada Agama dan Bangsa.” Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan keislaman, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapsiagaan sosial.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Arhamuddin selaku perwakilan Keluarga Besar PII Sulawesi Barat, bersama pimpinan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu. Sejumlah tokoh PII lintas wilayah turut hadir, di antaranya Ketua PW PII Sulawesi Tengah, Opick Delian Alindra, serta dua instruktur nasional PII, Fajar Mindalan dan Reza Lamataya.

Dukungan juga datang dari pihak pesantren. Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Matra, Zainuddin, yang juga merupakan bagian dari Keluarga Besar PII, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Selain itu, enam Panitia Khusus dari Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala—Cinta Laura, Arus, Zainal, Sakinah, Faradillah, dan Andika—berperan aktif memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Baca Juga :  Audit Dana Desa Harus Transparan dan Independen, Ketum PB PII: Jangan Berhenti pada Instruksi Politik

Dalam sambutannya, Arhamuddin mengungkapkan rasa bangga dan haru saat lagu PII dikumandangkan di lingkungan pesantren. Ia menegaskan bahwa PII memiliki peran penting dalam perjalanan hidup dan pembentukan karakternya.

“PII adalah ruang penggemblengan nilai, tempat belajar tentang tanggung jawab, serta ladang lahirnya kader-kader yang kelak mengabdi untuk umat dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW PII Sulawesi Tengah, Opick Delian Alindra, menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum bagi kader PII. Menurutnya, kader PII harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

“Ilmu akhirat adalah fondasi, sementara ilmu dunia adalah wasilah. Keduanya harus berjalan beriringan untuk membangun negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, PII berharap dapat melahirkan kader-kader Islam yang berintegritas, tangguh, dan siap berkontribusi aktif di tengah masyarakat. Pondok Pesantren Ashabul Kahfi Matra pun kembali menegaskan perannya sebagai ruang lahirnya generasi pelanjut perjuangan yang diharapkan mampu memberi cahaya bagi peradaban Islam dan Indonesia ke depan.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
Benyamin Patondok Motivasi Mahasiswa IAKN Toraja: Bangun Disiplin, Kemandirian, dan Masa Depan Gemilang
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB