GEMMA Jakarta Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Anggaran Preservasi Jalan di BPJN Maluku

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PUSATBERITA – 1 Agustus 2025 — Gerakan Mahasiswa Maluku (GEMMA-Jakarta) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI), mendesak agar lembaga antirasuah tersebut segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Tahun Anggaran 2024 di Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku.

Koordinator GEMMA-Jakarta, Zulkarnain R, menyatakan bahwa proyek preservasi jalan dan jembatan adalah program vital untuk menjamin keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas, sekaligus menopang perekonomian nasional. Namun, jika anggaran tidak dikelola dengan baik atau bahkan diselewengkan, hal ini dapat berujung pada infrastruktur yang buruk dan kerugian besar bagi negara.

“Oleh karena itu, pengusutan anggaran preservasi jalan dan jembatan TA 2024 sangat penting untuk dilakukan, khususnya di Maluku,” tegas Zulkarnain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa KPK-RI harus segera memeriksa dua pejabat penting di BPJN Maluku, yakni Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol, serta Kasatker PJN Wilayah III, David M. Samosir, ST., MT., atas dugaan penyimpangan dalam proyek-proyek tersebut.

Baca Juga :  IKAMA Tanggapi Penertiban Cafe In Kelapa Dua Tak Sesuai Prosedur

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan GEMMA dalam aksi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mendesak KPK-RI untuk segera mengusut tuntas pengelolaan alokasi anggaran proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Tahun Anggaran 2024 di BPJN Provinsi Maluku.

2. Mendesak KPK-RI untuk memeriksa Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku terkait proyek preservasi seperti:

Jalan Bula–Masiwang

Jalan Pasahari–Kobisonta

Jalan Tamilou–Haya–Laimo–Tehoru

Jalan Saleman–Besi, Wahai dan Pasahari

3. Mendesak KPK-RI untuk memeriksa Kasatker PJN Wilayah III BPJN Maluku terkait dugaan proyek jalan dan jembatan yang tidak berkualitas, khususnya:

Proyek jalan sepanjang 21,34 km di Kei Kecil

Proyek jembatan di kawasan Wemar

4. Mendesak Kementerian PUPR RI untuk segera mencopot Kasatker PJN Wilayah II dan III di BPJN Provinsi Maluku karena diduga gagal menjalankan amanah anggaran publik secara profesional dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMC Nilai Pembentukan KNPI Cilegon Tak Transparan, Persatuan Dinilai Gagal
LMND Sambut Kunjungan Wapres Gibran ke Aceh Singkil, Desak Langkah Konkret Pemulihan Pasca Banjir
MTQ ke-XV Tingkat Kecamatan Sepatan Resmi Dibuka, Camat Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan generasi Qurani
Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar
Waspada Banjir Rob 12 Titik Jakarta Hingga 10 Desember
DLHK Banten: 197 Ribu Hektare Lahan Hutan Berstatus Kritis dan Sangat Kritis
Langgar Jam Operasional, PMII dan Aparat Gabungan Tindak Tegas Kendaraan Tambang
‎‎Dugaan Limbah di Laut Utara Tangerang Berminyak dan Berlendir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:29 WIB

IMC Nilai Pembentukan KNPI Cilegon Tak Transparan, Persatuan Dinilai Gagal

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:10 WIB

LMND Sambut Kunjungan Wapres Gibran ke Aceh Singkil, Desak Langkah Konkret Pemulihan Pasca Banjir

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:19 WIB

MTQ ke-XV Tingkat Kecamatan Sepatan Resmi Dibuka, Camat Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan generasi Qurani

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:04 WIB

Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:41 WIB

DLHK Banten: 197 Ribu Hektare Lahan Hutan Berstatus Kritis dan Sangat Kritis

Berita Terbaru