Ibu-ibu Geruduk Pemkot Cilegon, Protes Keras Sistem Penerimaan Murid Baru SMPN 11

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Cilegon, PUSATBERITA – Ratusan ibu rumah tangga dari Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, berbondong mendatangi Kantor Pemerintah Kota Cilegon pada Rabu (25/6/2025). Mereka memprotes keras pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 11 Kota Cilegon yang dinilai tidak adil dan membingungkan.

Salah satu orang tua murid, Ria Eliana, mempertanyakan keabsahan sistem zonasi yang menjadi dasar seleksi. Ia mengaku anaknya mendaftar melalui jalur domisili, namun tidak diterima, padahal rumah mereka hanya berjarak sekitar 340 meter dari sekolah.

“Anak saya daftar pakai jalur domisili, tapi malah enggak masuk. Ada yang rumahnya sekitar 1 kilometer justru bisa diterima. Itu kan aneh,” keluh Ria kepada wartawan.

Ia juga menyampaikan rasa kecewa terhadap jawaban dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon yang dinilai terlalu normatif dan tidak menjawab substansi permasalahan. “Jawabannya selalu soal sistem. Tapi kita nggak dikasih tahu sistemnya kenapa bisa begitu,” tambahnya.

Baca Juga :  IMC Nilai Pembentukan KNPI Cilegon Tak Transparan, Persatuan Dinilai Gagal

Keluhan serupa disampaikan oleh Supriyatin, warga lainnya, yang mengaku anaknya juga tidak diterima di SMPN 11 tanpa alasan yang jelas. “Iya di-cut begitu saja, disuruh cari sekolah lain. Tapi enggak dikasih tahu alasannya apa,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menanggapi aksi para orang tua ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindikbud Kota Cilegon, Suhanda, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap sistem yang digunakan. Ia mengakui, masalah seperti ini selalu muncul setiap tahun dan perlu perbaikan serius.

“Itu yang akan kita cek di sistem dan akan kami evaluasi. Supaya ke depan tidak ada lagi masalah,” kata Suhanda.

Aksi damai yang digelar oleh emak-emak ini jadi potret keresahan warga terhadap sistem pendidikan yang seharusnya mempermudah, bukannya mempersulit. Harapannya ada perubahan nyata dalam proses penerimaan murid baru.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB