Memo Titipan Masuk Sekolah Berstempel DPRD Banten Bocor, Netizen Geram

- Penulis

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

CILEGON, PUSATBERITA – Dunia pendidikan di Kota Cilegon kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah memo yang diduga kuat sebagai titipan calon siswa dari salah satu pimpinan DPRD Provinsi Banten. Memo tersebut viral setelah tersebar luas di media sosial sejak Kamis malam (26/6/2025).

Dalam memo yang berstempel resmi dan ditandatangani oleh salah satu Wakil Ketua DPRD Banten itu, tertera permintaan agar pihak sekolah “membantu dan menindaklanjuti” rekomendasi calon siswa yang tidak disebutkan namanya secara langsung. Dokumen tersebut mencantumkan kop surat DPRD dan ditujukan kepada kepala sekolah salah satu SMP negeri di Cilegon.

“Mohon dibantu dan ditindaklanjuti,” tulis pernyataan singkat dalam memo tersebut, yang langsung memicu reaksi warganet dan aktivis pendidikan di wilayah Banten.

Baca Juga :  IMC Gelar Refleksi September Hitam, Desak Tuntaskan Pelanggaran HAM 

Netizen pun ramai-ramai mempertanyakan etika dan integritas para pejabat publik, terutama dalam konteks penerimaan siswa baru yang seharusnya bersih dan adil. Tak sedikit yang mengecam dugaan praktik “titip menitip” yang dinilai merusak prinsip meritokrasi dalam dunia pendidikan.

Sementara itu, pihak sekolah yang diduga menjadi tujuan memo tersebut belum memberikan keterangan resmi. DPRD Provinsi Banten juga belum mengeluarkan pernyataan terkait keaslian dan motif di balik surat tersebut.

Kasus ini menambah panjang daftar sorotan publik terhadap dugaan intervensi politik dalam sistem pendidikan. Banyak pihak mendesak agar instansi terkait, termasuk Ombudsman dan Dinas Pendidikan, turun tangan menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang ini.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
Berita ini 101 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB