Prabowo Sindir Budaya Politik “Kuyuk-Kuyuk”: Tegaskan Tak Takut Jokowi

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto Pidato Dalam Peresmian pabrik kimia PT Lotte Chemical di Kota Cilegon

i

Prabowo Subianto Pidato Dalam Peresmian pabrik kimia PT Lotte Chemical di Kota Cilegon

Cilegon, PUSATBERITA – Presiden Prabowo Subianto kembali menarik perhatian publik melalui pidatonya yang blak-blakan saat meresmikan pabrik kimia PT Lotte Chemical di Kota Cilegon, Banten. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung soal budaya politik yang dianggapnya tidak sehat, pemimpin yang “dikuyuk-kuyuk” saat berkuasa dan ditinggalkan setelah lengser.

“Saya lihat ada budaya yang tidak baik, pemimpin di kuyuk-kuyuk, dicari-cari, pada saat berkuasa disanjung-sanjung. Ini budaya apa? Harus kita ubah,” ujar Prabowo lantang di hadapan para tamu dan pejabat daerah, kamis, (6/11/20205).

Pernyataan itu muncul bersamaan dengan klarifikasi kerasnya terkait hubungan dengan Presiden sebelumnya, Joko Widodo. Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak dikendalikan oleh Jokowi, menepis anggapan bahwa ia masih berada di bawah bayang-bayang mantan presiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bukan Prabowo yang takut sama Jokowi. Pak Jokowi itu nggak pernah nitip apa-apa sama saya. Untuk apa saya takut sama beliau?” tegasnya.

Baca Juga :  Kinerja Dirlantas Polda Metro Jaya dinilai Turunkan Angka Kemacetan Hingga Kecelakaan

Namun, Prabowo tetap memberi penghormatan atas capaian pemerintahan Jokowi selama satu dekade terakhir. Ia menyebut Jokowi berhasil menjaga stabilitas ekonomi, inflasi rendah, dan pertumbuhan positif, serta diakui dunia internasional.

“Beliau memimpin 10 tahun, diakui dunia. Inflasi di bawah beliau bagus, pertumbuhan bagus. Come on, kita harus yang benar, yang jujur,” lanjutnya.

Meski bernada santai, pidato ini mengandung pesan politik yang tajam. Prabowo tampak ingin menegaskan posisi kemandiriannya sebagai presiden baru, sekaligus mengkritik budaya politik elitis yang kerap menjilat saat berkuasa dan berpaling ketika kehilangan posisi.

Ucapan “saya minta Pak Jokowi diundang” yang diucapkannya di awal pidato juga menyiratkan kerinduan pada etika politik yang lebih terbuka, di mana mantan presiden tetap dihormati tanpa kultus individu atau politik balas budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMC Nilai Pembentukan KNPI Cilegon Tak Transparan, Persatuan Dinilai Gagal
LMND Sambut Kunjungan Wapres Gibran ke Aceh Singkil, Desak Langkah Konkret Pemulihan Pasca Banjir
MTQ ke-XV Tingkat Kecamatan Sepatan Resmi Dibuka, Camat Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan generasi Qurani
Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar
Waspada Banjir Rob 12 Titik Jakarta Hingga 10 Desember
DLHK Banten: 197 Ribu Hektare Lahan Hutan Berstatus Kritis dan Sangat Kritis
Langgar Jam Operasional, PMII dan Aparat Gabungan Tindak Tegas Kendaraan Tambang
SAH! Kevin Prayoga Terpilih Jadi Ketua Formatur PB PII 2026–2028
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:29 WIB

IMC Nilai Pembentukan KNPI Cilegon Tak Transparan, Persatuan Dinilai Gagal

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:10 WIB

LMND Sambut Kunjungan Wapres Gibran ke Aceh Singkil, Desak Langkah Konkret Pemulihan Pasca Banjir

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:19 WIB

MTQ ke-XV Tingkat Kecamatan Sepatan Resmi Dibuka, Camat Tekankan Penguatan Nilai Keagamaan generasi Qurani

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:04 WIB

Aksi Protes Dugaan Lippo Grup Terlibat Sengketa Tanah Makassar

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:41 WIB

DLHK Banten: 197 Ribu Hektare Lahan Hutan Berstatus Kritis dan Sangat Kritis

Berita Terbaru