IKAMA Tanggapi Penertiban Cafe In Kelapa Dua Tak Sesuai Prosedur

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tempat coffee (foto: pergidulu.com)

Ilustrasi tempat coffee (foto: pergidulu.com)

‎‎KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Aksi penertiban yang dilakukan oleh aparat trantib Kecamatan Kelapa Dua terhadap Cafe in berlokasi di Danau Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada sabtu malam (28/06) 2025 menuai sorotan tajam.

‎Pasalnya, pihak Cafe in sebelumnya tidak menerima surat pemberitahuan dari pihak berwajib bahwa akan dilakukan penggeledahan, dan disaat yang sama petugas trantib tidak dapat menunjukan surat izin penggeledahan ketika dimintai.

‎Disampaikan Rendi salah seorang pegawai Cafe, bahwa hal tersebut dinilai telah menggelar prosedur hukum dan terkesan tidak menghargai pelaku usaha.

‎“Saya tanyakan surat penggeledahan, tapi malah dijawab ‘kami tamu, bukan sediakan kopi’,” kata Rendi saat diwawancarai wartawan.

‎Bukannya tempat hiburan malam, melainkan Cafe, Rendi berkata, yang menjadi lokasi penertiban. Padahal cafe jelas hanya menyediakan makan dan minum.

‎Hal yang sama juga ditanggapi Ketua Ikatan Mahasiswa Mandailing (IKAMA) Aldi Lubis menyatakan, keprihatinannya atas tindakan sepihak yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dalam kasus tersebut.

‎‎“kami mendukung langkah pemerintahan dalam menjaga moral dan kenyamanan masyarakat, namun tindakan semacam ini harus dilakukan sesuai aturan hukum,” ucap Aldi.

‎Aldi juga menegaskan bahwa tindakan main serobot tanpa surat seperti ini, sama saja telah menciderai keadilan serta tidak mencerminkan aparat penegak hukum yang melayani masyarakat.

‎Apalagi, kata Aldi, tempat yang ditertibkan bukan tempat hiburan malam seperti yang dituduh.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas MTsN 3 Kota Tangerang Gelar Workshop Deep Learning

‎Lebih lanjut Aldi, bahwa penertiban yang dilakukan Trantib semestinya dilakukan secara prioritas dan berbasis data.

‎‎“Kenapa (pengeledahan) bukan tempat tempat prostitusi yang justru sudah jelas. Mengapa bukan titik rawan yang selama ini dikeluhkan masyarakat yang lebih dulu ditindak?,” ujarnya.

‎Menurutnya, jika pemerintah serius menjaga moral dan kesehatan masyarakat, maka yang harus terlebih dahulu ditertibkan ialah lokasi-lokasi yang jelas menjadi sumber keresahan masyarakat.

‎”Saya ambil salah satu contoh saja, seperti kost-kosan maupun hotel yang sudah menjadi rahasia umum kerap dijadikan tempat lokalisasi,” tegasnya.

‎Berdasarkan informasi yang diterima PusatBerita, Komisi Penanggulan HIV/AIDS mencatat, selama kurun waktu tahun 2022 sebanyak 542 kasus HIV  berkembang di Kabupaten Tangerang, dari angka tersebut sejumlah 271 kasus terkonsentrasi di Kecamatan Kelapa Dua.

‎‎Hal tersebut menjadikan Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang masuk ke dalam kategori zona merah penyebaran penyakit HIV.

‎Dari berita tersebut, IKAMA mendesak adanya evaluasi komperhensif terhadap kinerja aparat penegak ketertiban, terutama dalam konteks darurat moral dan kesehatan masyarakat.

‎Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi via pesan WhatsApp Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat mengatakan, bahwa hal yang dilakukan di Cafe in tersebut bukan sebuah penggeledahan melainkan hal yang normatif yakni monitoring wilayah.

‎‎”Kita punya agenda monitoring wilayah yang dilakukan setiap mingguan ke titik keramaian,” ucap Dadang ucap Dadang saat tanggapi terkait tersebut Senin, (14/7) 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte
Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang
‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat
Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak
Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon
Pengurus Wilayah Jakarta Raya Periode 2026 – 2028 Resmi Dilantik
Diduga Langgar Perizinan, Produksi Himalaya Es Kristal di Tangerang Diprotes Warga
Perubahan Jabatan di Lingkungan Kesehatan Kota Tangerang, Sekretaris Karang Taruna Benda: Kami Menyambut Baik Biar Ada Perbaikan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:10 WIB

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:38 WIB

Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:00 WIB

Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon

Berita Terbaru

Hasil Carabo Cup: Arsenal Menang Tipis 1-0 Atas Chelsea (Foto: The Guardian)

Sepak Bola

Meriam London Singkirkan The Blues Dari Carabao Cup

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:46 WIB

The Gunners Pesta Gol di Kandang Leeds United (Foto: DetikSport)

Olahraga

The Gunners Pesta Gol Saat Tandang ke Markas Leeds United

Minggu, 1 Feb 2026 - 19:59 WIB