Penerapan Jam Operasional Hanya Omon-omon, Kramatwatu Masih Dipenuhi Truk ODOL

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak Truk Odol melintas di jalur BMW di luar jam operasional, Selasa, 21/10/2025 (foto/pribadi)

Nampak Truk Odol melintas di jalur BMW di luar jam operasional, Selasa, 21/10/2025 (foto/pribadi)

SERANG, PUSATBERITA — Pantauan di ruas Jalan Raya Kramatwatu–Cilegon, Kabupaten Serang, hingga Selasa (21/10/2025) siang menunjukkan kondisi lalu lintas masih didominasi oleh truk-truk besar, termasuk kendaraan bermuatan lebih atau Over Dimension Over Load (ODOL).

Gubernur Banten, Andra Soni telah meminta kepada truk odol jangan melewati jalan Kramatwatu tapi tetap saja truck Odol tetap melintas di luar kebijakan pembatasan jam operasional truk ODOL tanpa pengawasan berarti.

Dari hasil pantauan, kendaraan-kendaraan tersebut melintas mulai dari pagi hingga malam hari, terutama di sekitar kawasan industri Kramatwatu.

Akibatnya, kemacetan masih sering terjadi, bahkan di titik-titik rawan seperti dekat pom bensin BMW, pertigaan jalan toyomerto ke arah Gunung Pinang dan lampu merah alun-alun Kramatwatu yang merupakan jalur aktivitas warga dan anak-anak yang pulang pergi sekolah.

Baca Juga :  Menggali Potensi Pangan Maluku: Jalan Menuju Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Daerah

Salah seorang warga berinisial AR, mengeluhkan bahwa penerapan aturan jam operasional terkesan hanya sebatas formalitas tanpa tindakan nyata di lapangan.

“Sudah sering dibilang ada pembatasan jam, tapi tiap hari truk ODOL lewat terus. Jalan makin rusak, debu di mana-mana,” keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.

Senada dengan AR, Bastian seorang pengguna motor juga mengomentari aktivitas truk ODOL membuat kekhawatiran.

“Truk ODOL ini sering kali tidak mau mengalah, saya suka ngeri ketika ingin nyalip,” ucap Bastian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB