Pengibaran Bendera Merah Putih di TPA Bangkonol, Mapala Banten Suarakan Krisis Sampah

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN, PUSATBERITA – Pusat Koordinasi Daerah (PKD) Banten bersama Pusat Koordinasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Banten menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Kabupaten Pandeglang. Aksi simbolis ini menjadi bentuk keprihatinan terhadap penumpukan sampah yang semakin tak terkendali di lokasi tersebut.

Dalam pernyataannya, Mapala se-Banten menegaskan bahwa kondisi TPA Bangkonol sudah melampaui kapasitas pengelolaan. Hasil pantauan pada awal Agustus 2025 menunjukkan volume sampah menumpuk tanpa pengolahan memadai. Hal ini menimbulkan bau menyengat, pencemaran air tanah, hingga berpotensi menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.

Ketua pelaksana kegiatan, Yusuf Fazri Pane atau akrab disapa Noorin, menilai persoalan sampah bukan sekadar teknis pengelolaan, melainkan masalah sistemik yang harus diselesaikan bersama.

Baca Juga :  Sapma PP Kota Tangerang Gelar Musyawarah Cabang, Tetapkan Roni Zaenuri sebagai Ketua

“Pemerintah daerah harus segera mencari solusi jangka panjang. Di sisi lain, masyarakat juga perlu mengubah pola konsumsi dan mulai membiasakan pengelolaan sampah dari rumah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Pusat Koordinasi Mapala se-Banten yang akrab disapa Andy ‘Tupay’ menekankan bahwa pengelolaan TPA Bangkonol harus menjadi perhatian serius.

“Jika dibiarkan, TPA Bangkonol akan menjadi bom waktu pencemaran di Pandeglang,” tegasnya.

Aksi pengibaran bendera ini sekaligus menjadi pesan simbolis bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya melawan penjajah, tetapi juga melawan krisis lingkungan.

“Kami ingin mengirim pesan kuat bahwa merah putih harus berkibar di atas bumi yang bersih. Kemerdekaan tidak akan bermakna jika kita masih terjajah oleh krisis sampah,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
Benyamin Patondok Motivasi Mahasiswa IAKN Toraja: Bangun Disiplin, Kemandirian, dan Masa Depan Gemilang
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB