Politik Carut-Marut, SINUSA: Pagelaran Kesenian Harus Terus Ditumbuhkan

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 08:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Tangerang, PUSATBERITA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni STISNU Nusantara (SINUSA) sukses menggelar Forum Dialektika Sinusa (FODIS) bertempat di Bengkel Skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Nahdlatul Ulama (STISNU), Rabu (26/2) 2025.

Agenda kali ini mengangkat tema ‘Puisi Tak Menarik, Apa Guna Belajar Puisi?’ yang menghadirkan Narima Beryl Ivana sebagai pemantik diskusi. Selain itu, penampilan pembacaan puisi dan musikalisasi puisi oleh anggota SINUSA dan undangan yang hadir.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum SINUSA, Muhammad Rizky Athaullah bahwa ia sangat mengapresiasi kepada seluruh anggota yang sudah menyelenggarakan FODIS ini.

“Alhamdulillah tujuan kami dalam acara ini (FODIS) tidak lain dan tidak bukan ingin mengepakan sayap baik dalam kampus maupun luar kampus,” ucap Rizky.

Rizky juga menambahkan kedepannya SINUSA akan mengadakan Konser Teater dan Seminar Sastra & Kebangsaan. Menurutnya, pagelaran kesenian harus terus ditumbuhkan sebagai upaya penyadaran dan refleksi di tengah kondisi politik, sosial, dan budaya di Indonesia.

“Dari kegiatan kesenian tentu kita bisa saling berupaya menciptakan wadah generasi penerus bangsa dalam hal nilai apresiasi, saya merasa akibat dari kondisi politik (Indonesia) yang carut-marut berdampak pada kurangnya ruang apresiasi dan kesenian,” tambah Rizky ketika diwawancarai pasca acara.

Baca Juga :  Jenderal Sajili: Al-Quran Memperkuat Karakter di Era Digital

Senada dengan Rizky, Asrori Miftahul Khoiri selaku ketua pelaksana menuturkan dalam surat terbukanya bahwa kita harus upayakan penyadaran antara puisi dan kehidupan memiliki kedekatan yang pasti.

“Acara (FODIS) ini memang kita jadikan sebagai instrumen untuk menyebarluaskan rasa-rasa kesenian, apalagi kita mahasiswa tentu harus berkesenian,” ujar Asrori.

Narima Beryl Ivana juga berpendapat turunnya minat berpuisi di kalangan anak muda pada era ini salah satu faktornya ialah kebiasaan anak muda masih kurang membaca, apalagi bacaan-bacaan buku sastra. Padahal seni berpuisi dapat mengubah hal-hal yang gersang menjadi indah.

“Ini bisa dibuktikan dengan paparan indeks membaca di Indonesia masih bertahan di level bawah. Justru Kita orang-orang yang mampu dan tertarik dengan puisi adalah orang-orang tepilih,” kata Beryl juga pernah meraih Juara 1 Baca Puisi Piala HB Jassin tahun 2019.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seniman Gelar Aksi Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki
Mahasiswa STISNU Tangerang Tumbuhkan Literasi Lewat Taman Baca
‎FODIS SINUSA 2026 Hadirkan Panggung Seni dan Dialetika Sastra
Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang
DPD GAMKI Jawa Barat: Wacana Geser Polri, Ancaman Serius Bagi Supremasi Hukum
Panitia Natal Nasional Bantu Warga Langowan, Manado dan Tomohon
Banjir Bandang Landa Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Akibat Hujan Lebat
Warga Duren Village Tangerang keluhkan Tanggul Terlalu Pendek
Berita ini 7 kali dibaca

1 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Seniman Gelar Aksi Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Mahasiswa STISNU Tangerang Tumbuhkan Literasi Lewat Taman Baca

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:34 WIB

‎FODIS SINUSA 2026 Hadirkan Panggung Seni dan Dialetika Sastra

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:53 WIB

DPD GAMKI Jawa Barat: Wacana Geser Polri, Ancaman Serius Bagi Supremasi Hukum

Berita Terbaru

Lapas Kelas IIA Cibinong yang sempat bersitegang saat kunjungan Ombudsman RI. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Nasional

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Panggil Kementerian

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:39 WIB

Penampakan fasilitas mewah yang menjadi temuan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/9/2026). (Foto/Tribunnews Bogor).

Nasional

Ombudsman Soroti Fasilitas Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Kamis, 24 Sep 2026 - 13:15 WIB