Program 3G Tak Subtantif, SEMMI Tangerang Gelar Aksi 100 Hari Kerja

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum SEMMI Kota Tangerang, Indri Damayanthi suarakan aspirasi dalam masa 100 hari kerja Sachrudin-Maryono, Senin (2/6) 2025. | Foto: Istimewa 

TANGERANG, PUSATBERITA – Dalam masa 100 hari Kepemimpinan Walikota Sachrudin – Maryono dalam mengentaskan berbagai masalah masih jauh dari kata layak dan harus jadi ruang evaluasi terkait kebijakan pemerintah lewat program-program yang telah dijanjikan pada masa kampanye.

Demikian hal tersebut, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Tangerang menggelar aksi demonstrasi di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (2/6) 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Aksi, Aditya Nugraha menyampaikan bahwa aksi tersebut digelar sebagai evaluasi terhadap Pemerintah Kota Tangerang yang belum ada perubahan signifikan dalam masa 100 hari kerja pertama, terutama pada program unggulan 3G: Gampang Kerja, Gampang Sembako dan Gampang Sekolah.

“Ini jadi dasar evaluasi besar-besaran saat janji yang disampaikan pada masa kampanye tidak ada satu pun yang terealisasi,” kata Aditya saat orasi.

Aditya juga menambahkan terkait anggaran yang besar pada program Gampang Kerja untuk asesor kejuruan yang dinilai praktik kebijakan tersebut hanya bersifat seremonial.

“Kami mendapat data anggaran tersebut (asesor kejuruan) sejumlah 18.400.000, dan belum lagi anggaran untuk honorarium Instruktur untuk Pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sejumlah 432.000.000 sejak Januari-Desember 2025,” tambah Aditya.

Seirama dengan Aditya, Ketua Umum SEMMI Cabang Tangerang juga menilai Kinerja DPRD Kota Tangerang belum memuaskan masyarakat. Hal ini didasarkan sudah berapa kalinya sebagai fungsi perwakilan rakyat, DPRD Kota Tangerang kurang aspiratif terhadap keterbukaan informasi publik maupun ruang dialog.

“Ini yang kemudian menjadi poin kritik kepada DPRD Kota Tangerang, bahwa keberadaan DPRD bukan hanya sekadar duduk di kantor dan menikmati Tunjangan Kerja, melainkan tidak ada hari libur sebagai perwakilan rakyat untuk tetap aspiratif dan mengayomi rakyat tanpa pandang pilih,” tegas Indri saat diwawancarai wartawan.

Baca Juga :  Kota Tangerang Perkuat Pendidikan Anti Narkoba

Sehingga, Indri menyampaikan kekhawatiran ini bisa terjadi karena DPRD Kota Tangerang tidak mampu membedakan antara kebijakan secara profesional dengan kedekatan emosional.

“Iya saya menilai DPRD ini hanya mau menanggapi kepada orang-orang terdekat dan gemar memuji. Padahal jelas hal ini yang merusak sistem birokrasi maupun meritokrasi,” pungkasnya.

SEMMI Cabang Tangerang membawa 8 poin tuntutan yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Tangerang:

  1. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk stop program On The Job Training (OJT) yang tidak substantif dan efektif, serta membodohi publik.
  2. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk memprioritaskan kesejahteraan guru non-PNS.
  3. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk memperjelas stimulan untuk guru ngaji, marbot, dan amil.
  4. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk memberikan perhatian serius terhadap produk kebudayaan Kota Tangerang yang terabaikan.
  5. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk segera merealisasikan pendidikan gratis sesuai dengan amanat putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024 di Kota Tangerang.
  6. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pada pembangunan RSUD Panunggangan Barat dan Jurumudi Baru yang hingga hari ini belum diselesaikan,
  7. Mendesak Walikota dan Wakil Walikota untuk segera membuat aturan turunan atas PERDA Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penanggulangan HIV/AIDS di Kota Tangerang.
  8. Mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang untuk menjalankan fungsinya, tanpa melihat korelasi partai politik.

Artikel Lain: Budayawan Tanggapi Sachrudin-Maryono Belum Serius Pada Kebudayaan Kota

2 tanggapan untuk “Program 3G Tak Subtantif, SEMMI Tangerang Gelar Aksi 100 Hari Kerja”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban
Dukung Pembentukan PII di Pasangkayu, PW PII Sulteng Gelar Training di Ponpes Ashabul Kahfi
Sarolangun Darurat Korupsi, PC PMII Tantang Kejaksaan dan APH Bongkar Dugaan Kongkalikong Proyek
Sapma PP Kota Tangerang Gelar Musyawarah Cabang, Tetapkan Roni Zaenuri sebagai Ketua
Konferancab III IPNU-IPPNU Curug Sukses Digelar Hadirkan Pemimpin Progesif
Sambil Galang Dana, Karang Taruna Kecamatan Walantaka Tagih Penunjukan Careteker
Gudang di Kema Diduga Jadi Lokasi Pencurahan Solar Ilegal, Dilaporkan Terjadi Dua Kali Sehari
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten, Lampung, dan Bengkulu Akibat Siklon Bakung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:10 WIB

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban

Senin, 15 Desember 2025 - 15:44 WIB

Dukung Pembentukan PII di Pasangkayu, PW PII Sulteng Gelar Training di Ponpes Ashabul Kahfi

Senin, 15 Desember 2025 - 15:30 WIB

Sarolangun Darurat Korupsi, PC PMII Tantang Kejaksaan dan APH Bongkar Dugaan Kongkalikong Proyek

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:55 WIB

Sapma PP Kota Tangerang Gelar Musyawarah Cabang, Tetapkan Roni Zaenuri sebagai Ketua

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:44 WIB

Konferancab III IPNU-IPPNU Curug Sukses Digelar Hadirkan Pemimpin Progesif

Berita Terbaru

Pembagian nasi Sanggar Silat si Rabin (Doc. Ist)

Daerah

Sanggar Silat Si Rabin Berbagi Nasi di Kampung Rawa Bamban

Selasa, 16 Des 2025 - 16:10 WIB