Ubedilah Badrun Sebut Mantan Presiden Tak Perlu Gelar Pahlawan

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 00:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ubedilah Badrun, Akademisi dan Aktivis 98 (Foto/istimewa).

JAKARTA, PUSATBERITA – Aktivis 98 Ubedilah Badrun mengatakan tak perlu lagi ada pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Indonesia hanya karena jabatannya. Ubed menyebut gelar itu cukup diberikan kepada Soekarno selaku presiden pertama.

‎”Nah, karena itu menurut saya tidak perlu lagi, pemberian gelar pahlawan itu untuk mantan-mantan presiden. Sudah cukup Soekarno saja,” ujar Ubedilah Badrun dalam diskusi daring, Minggu (26/10/2025).

‎Menurut dia, Indonesia tidak akan maju apabila mantan presiden diberikan gelar pahlawan nasional hanya karena pernah menjabat. Dengan demikian, penegakan hukum terhadap mantan presiden juga tidak dimungkinkan dilakukan.

‎”Bayangkan kalau seluruh presiden harus disematkan sebagai pahlawan nasional karena posisinya sebagai presiden, sepanjang sejarah kita enggak akan maju-maju,” kata Ubed, sapaan akrabnya.

‎Padahal, menurut dia, perkara hukum juga pernah menyasar mantan presiden. Ia lantas menyinggung negara-negara yang pernah mengadili mantan presidennya.

‎”Kita perlu belajar jadi Prancis. Misalnya mantan presiden dia masuk penjara, diadili perkaranya. Korsel dalam 30 tahun terakhir mantan presidennya ada kurang lebih 5-6 masuk penjara karena melanggar hukum jadi tegak itu hukum,” tegasnya.

‎Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul buka suara soal usulan gelar pahlawan nasional bagi Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), hingga aktivis buruh Marsinah. Ia menegaskan usulan itu bukan keputusan pribadi, melainkan ada tim pengkaji dan penelitian.

Baca Juga :  Bahlil, Politik Energi dan Kepungan Rezim Rente

‎”Enggaklah, itu kan yang kita kirim banyak sekali ya, salah satu Presiden Soeharto. Banyak sekali dan yang kita sampaikan itu ada yang diputuskan tahun ini, ada yang sudah diputuskan tahun-tahun sebelumnya. Ada juga yang belum memenuhi syarat, tahun ini kita putuskan untuk memenuhi syarat,” kata Gus Ipul saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/10/2025).

‎Menurut Gus Ipul, usulan itu bukan keputusan dirinya pribadi, tapi itu adalah keputusan tim, dalam hal ini adalah Tim Pengkajian dan Penelitian Gelar Pahlawan tingkat pusat.

‎”Yang diusulkan ke Dewan Gelar yang diketuai oleh Pak Fadli Zon (Menteri Kebudayaan), itu adalah usulan-usulan yang kami teruskan dari kabupaten atau kota, terus di tingkat gubernur, baru ke kami,” katanya.

‎Gus Ipul menyebut bahwa nantinya nama-nama yang diusulkan akan dibahas di tingkat Dewan Gelar sebelum diajukan ke Presiden Prabowo Subianto. Tim Kemensos, yakni dari Dirjen Pemberdayaan Sosial telah memaparkan usulan tersebut di Dewan Gelar beberapa waktu lalu.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB