Wali Kota dan Direktur RSUD Cilegon Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Soroti Dugaan Permainan Proyek Usai Kerusakan Ruang Operasi

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi laporkan dugaan Tipikor RSUD Kota Cilegon di Komisi Pemberantasan Korupsi (Dok.Ist)

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi laporkan dugaan Tipikor RSUD Kota Cilegon di Komisi Pemberantasan Korupsi (Dok.Ist)

TANGERANG, PUSATBERITA – Suasana peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Kota Cilegon tahun ini diwarnai aksi mengejutkan. Wali Kota Cilegon bersama Direktur RSUD Kota Cilegon dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi yang disebut-sebut berkaitan dengan proyek pembangunan fasilitas Gedung Medical Center Tahap 2 RSUD Kota Cilegon. Selain kedua pejabat tersebut, PT Wirabaya Nusantara Permai juga ikut dilaporkan.

Laporan ini diajukan oleh Solidaritas Mahasiswa Demokrasi, sebuah organisasi yang konsisten mengawal isu pemerintahan dan layanan publik. Pelaporan dilakukan secara resmi pada Selasa, 9 Desember 2025, dan langsung menarik perhatian publik mengingat waktu pelaporan bertepatan dengan momentum antikorupsi yang diperingati secara nasional.

Dipicu Kerusakan Plafon Ruang Operasi

Akar persoalan ini bermula dari insiden kerusakan plafon di ruang operasi RSUD Kota Cilegon pada 4 Desember 2025, hanya berselang beberapa hari setelah fasilitas tersebut beroperasi. Kerusakan pada area sekrusial ruang operasi tempat yang menuntut standar keamanan dan keselamatan tinggi langsung memicu kekhawatiran masyarakat.

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi menilai bahwa kejadian ini bukan sekadar persoalan teknis. Kerusakan dini pada bangunan baru tersebut menjadi pertanyaan besar mengenai kualitas pengerjaan proyek.

Dugaan Praktik Peminjaman Perusahaan

Dalam laporannya, pelapor menduga adanya praktik tidak wajar dalam proses pengerjaan proyek, termasuk dugaan bahwa PT Wirabaya Nusantara Permai meminjamkan bendera perusahaan kepada pihak lain, dengan kesepakatan pembagian persentase dari nilai proyek. Praktik seperti ini jika benar terjadi umumnya berdampak pada kualitas pekerjaan karena pihak yang menjalankan proyek bukan pihak yang memiliki kompetensi teknis maupun legal sepenuhnya.

Baca Juga :  Lurah Kotasari: Program Pokmas Difokuskan pada Prioritas Walikota, Anggaran Baru Cair 40 Persen

Koordinator Solidaritas Mahasiswa Demokrasi, Yanto, menilai dugaan tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas bangunan diduga tidak sesuai standar.

“Kami menduga kuat bahwa ada penyimpangan serius dalam proyek ini. Kerusakan ruang operasi adalah sinyal kuat bahwa ada proses yang tidak beres. Hal ini bukan hanya soal anggaran, tetapi soal keselamatan masyarakat dan kualitas layanan kesehatan,” tegas Yanto.

Yanto menambahkan bahwa pihaknya telah menyerahkan bukti permulaaan, termasuk dokumen-dokumen pendukung, kepada KPK untuk proses penelaahan.

Desakan Pengusutan Mendalam oleh KPK

Melalui pelaporan ini, Yanto mendesak KPK untuk mengambil langkah cepat dan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap semua pihak yang dilaporkan. Dia menilai bahwa kasus yang berkaitan dengan fasilitas kesehatan harus menjadi prioritas karena berdampak langsung pada pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Cilegon mendapatkan fasilitas kesehatan yang aman dan berkualitas. Jika memang ada pihak-pihak yang bermain dalam proyek vital seperti ini, mereka harus dimintai pertanggungjawaban,” tambahnya.

Penulis : Aditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional
Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat
‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional

Berita Terbaru

Anggota Timsel DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Saat di Wawancarai di kantor dpd partai golkar kota Tangerang (Doc. Holid/PB)

Daerah

Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 - 22:05 WIB

Ketika kampus lebih sibuk mencetak gelar daripada membentuk manusia merdeka (Foto: Dok. Pribadi).

Opini

Ketika Kampus Lupa Mendidik Manusia

Kamis, 13 Agu 2026 - 17:37 WIB

Foto: Istimewa.

Opini

Bocor Alus, Jokowi, dan Pesan dari Kacamata Prabowoisme

Rabu, 12 Agu 2026 - 06:08 WIB