Warga Bojonegara–Puloampel Turun ke Jalan, Protes Macet Akibat Truk Tambang

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membentang spanduk bertuliskan IBU RATU RACHMATUZAKIYAH BUPATI KABUPATEN SERANG MOHON HADIR LIHAT MASYARAKAT MU DI BOJONEGARA

Warga membentang spanduk bertuliskan IBU RATU RACHMATUZAKIYAH BUPATI KABUPATEN SERANG MOHON HADIR LIHAT MASYARAKAT MU DI BOJONEGARA

SERANG, PUSATBERITA — Ratusan warga dari Kecamatan Bojonegara dan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten, menggelar aksi unjuk rasa di sepanjang Jalan Raya Bojonegara–Puloampel pada Rabu (22/10/2025).

Aksi ini merupakan puncak kemarahan warga setelah tiga pekan terakhir harus menghadapi kemacetan panjang akibat membludaknya truk-truk tambang yang melintas setiap hari. Aktivitas tambang di wilayah itu meningkat tajam setelah penutupan sejumlah tambang di Jawa Barat, yang membuat banyak truk dialihkan ke Banten.

Warga menilai pemerintah daerah lamban merespons situasi yang sudah mengganggu aktivitas masyarakat. Jalan utama yang seharusnya menjadi akses vital bagi warga kini berubah menjadi jalur padat truk tambang yang menimbulkan polusi, kebisingan, dan kerusakan jalan.

Baca Juga :  Kolaborasi PII Tangsel dan FORLIK UIN Sukses Gelar Seminar GO TO PTN 2025 

Dalam aksi tersebut, warga menuntut agar aktivitas penambangan di kawasan Bojonegara–Puloampel segera ditutup atau dibatasi sampai kondisi lalu lintas kembali normal. Mereka juga mendesak pemerintah Kabupaten Serang dan aparat terkait untuk menertibkan lalu lintas truk tambang yang diduga beroperasi tanpa pengawasan memadai.

Aksi di mulai dengan konvoi, namun situasi lalu lintas di sekitar lokasi sempat lumpuh selama beberapa jam. Hingga sore hari, warga masih bertahan menuntut kehadiran pihak pemerintah daerah untuk memberikan solusi konkret.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB