Wartawan Cilegon Gelar Aksi Solidaritas, Desak Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

CILEGON, PUSATBERITA – Sejumlah wartawan di Kota Cilegon menggelar aksi solidaritas menuntut keadilan bagi rekan mereka yang menjadi korban pengeroyokan saat meliput inspeksi mendadak (sidak) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di PT Genesis Regeneration Smelter (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025).

Aksi ini diprakarsai oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon sebagai bentuk keprihatinan atas kekerasan yang dialami jurnalis ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Menurut informasi, sejumlah wartawan diserang oleh pihak keamanan pabrik, oknum aparat kepolisian, hingga beberapa orang yang diduga berasal dari kelompok ormas.

Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, mengecam keras tindakan represif tersebut. Ia menegaskan bahwa intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis adalah bentuk pelecehan terhadap demokrasi.

“Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Penghalangan terhadap kerja-kerja jurnalistik adalah pelanggaran yang menciderai demokrasi,” tegas pria yang akrab disapa Ichan dalam orasinya.

Baca Juga :  BEM PTNU Banten Apresiasi Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 25 Kg Sabu

Ichan juga menekankan bahwa sesama wartawan merupakan satu keluarga.

“Profesi kita ini kekuatan penting bagi demokrasi. Kalau ada satu kawan kita sakit, semua ikut merasakan dan turut prihatin. Karenanya kami harus bersikap,” tambahnya.

Para wartawan mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan menindak semua pelaku yang terlibat, termasuk jika ada oknum aparat penegak hukum yang terlibat.

Ronald Siagian, jurnalis senior dari Jurnalis Parlemen Cilegon (JPC) yang ikut aksi, juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang transparan.

“Kekerasan terhadap jurnalis adalah kejahatan yang harus diproses. Tangkap semua pelaku, termasuk jika ada dugaan keterlibatan oknum aparat,” ujarnya.

Diketahui, insiden bermula saat KLH melakukan sidak ke pabrik pengolahan limbah timbal yang sebelumnya dinyatakan bermasalah. Namun, upaya sidak tersebut dihalangi. Sejumlah wartawan dan seorang humas kementerian turut menjadi korban intimidasi dan kekerasan fisik.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB