450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana

- Penulis

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di sambirata kecamatan Cibeber Cilegon terlihat meninggi setelah hujan berhenti

Banjir di sambirata kecamatan Cibeber Cilegon terlihat meninggi setelah hujan berhenti

CILEGON, PUSATBERITA — Banjir yang merendam Kelurahan Sambirata, Kecamatan Cibeber, pada Minggu (11/1/2026) kembali memperlihatkan lemahnya kesiapsiagaan Pemerintah Kota Cilegon, yang setiap tahunnya dihadapkan oleh bencana musiman. Hujan deras sejak pagi membuat kawasan cepat terendam, namun penanganan pemerintah baru terlihat ketika genangan sudah meninggi dan keluhan warga semakin meluas.

Warga menilai respons pemerintah terlalu lambat dan tidak terencana. “Setiap tahun sama, tidak ada perubahan. Saluran air tidak dibenahi, sungai dibiarkan dangkal,” ujar salah seorang warga. Sejumlah ruas jalan utama bahkan tidak tersentuh petugas hingga sore hari, membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.

Wali Kota Cilegon baru meninjau lokasi ketika kondisi sudah terlanjur memburuk. Dalam kunjungannya, ia memberikan instruksi penggunaan peralatan sederhana untuk penanganan banjir. Namun pernyataan tersebut dinilai tidak menyentuh akar persoalan: mengapa kawasan yang sama terus terendam tanpa adanya solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Ansor Batuceper Gelar PKD, Cetak Kader Militan Berbasis Aswaja dan Kebangsaan

“Pembangunan ini harus meningkatkan kemampuan kita dalam menangani kesulitan. Saya minta tidak hanya alat berat, tapi juga alat sederhana di wilayah tertentu,” ucapnya.

Faktanya, di banyak titik banjir, warga tidak menemukan keberadaan peralatan—baik alat berat maupun peralatan dasar penanganan darurat. Kondisi ini semakin menguatkan kritik bahwa langkah pemerintah hanya bersifat seremonial tanpa kesiapan nyata di lapangan.

Warga juga mempertanyakan komitmen Pemkot Cilegon terkait program normalisasi sungai, perbaikan drainase, dan penanggulangan banjir permanen yang sejak bertahun-tahun hanya menjadi janji tanpa realisasi.

Hingga malam hari, sebagian genangan mulai surut, namun warga masih harus membersihkan rumah, menyelamatkan barang, dan menangani kerusakan secara mandiri. Pemerintah kembali didesak untuk tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi benar-benar memperbaiki sistem mitigasi banjir yang selama ini dianggap gagal memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan
Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan
Tindak Lanjut Arahan DPP, Partai Ummat Banten Rapatkan Barisan
AMPIA Desak BKN Periksa dan Nonaktifkan Sementara Rizka Zamzami
Pemuda Muslim Banten Pertanyakan Anggaran Fantastis Pada Lomba Kanvas Gemilang 2026
Gaet Milenial, DPC PKB Kota Tangerang Siapkan Program Olahraga hingga Kegiatan Sosial
Dinkes Kota Tangerang: Kenali Gejala Gangguan Kesehatan Akibat Abu Vulkanik
Creative Space KMHDI Diresmikan Menpora Erick Thohir, Jadi Rumah Juang Kader Hindu se-Indonesia
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:45 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 September 2026 - 11:54 WIB

Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan

Rabu, 9 September 2026 - 10:45 WIB

Tindak Lanjut Arahan DPP, Partai Ummat Banten Rapatkan Barisan

Selasa, 8 September 2026 - 02:10 WIB

AMPIA Desak BKN Periksa dan Nonaktifkan Sementara Rizka Zamzami

Minggu, 6 September 2026 - 20:41 WIB

Gaet Milenial, DPC PKB Kota Tangerang Siapkan Program Olahraga hingga Kegiatan Sosial

Berita Terbaru

Topan Bagaskara Inisiator Nawal Institute (foto/istimewa).

Opini

‎Eco-Anxiety: Krisis Iklim dan Persoalan HAM

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:14 WIB

Korban tewas penembakan dievakuasi ke UGD RSUD Wamena. (Foto/istimewa)

Papua Pegunungan

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:45 WIB