Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan gedung ambruk SMP 15 Cilegon

Penampakan gedung ambruk SMP 15 Cilegon

CILEGON, PUSATBERITA — Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) setinggi sekitar 10 meter ambruk dan menimpa gedung SMP Negeri 15 Cilegon. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Lingkungan Gerem Kuista, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol.

Lokasi sekolah diketahui berada di kawasan lereng perbukitan yang sejak lama dikenal rawan longsor. Dugaan sementara, TPT tidak mampu menahan beban tanah yang jenuh air akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Penampakan ruang kelas SMP 15 Cilegon yang ambruk karena hujan
Penampakan ruang kelas SMP 15 Cilegon yang ambruk karena hujan

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi tebing yang curam dengan struktur tanah yang mudah rapuh. Aliran air yang terus menggerus lereng memperparah kondisi, hingga akhirnya material tanah dan beton runtuh dan menimpa bangunan sekolah yang berada tepat di bawahnya.

Baca Juga :  Benda Fair 2025 Resmi Dibuka: Dorong UMKM dan Lestarikan Budaya Lokal

“Lokasi sekolah ini sangat mengkhawatirkan. Tebingnya rapuh dan air terus mengalir. Kami khawatir ke depan bisa terjadi longsor yang lebih besar,” ujar Arman, warga Gerem, saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Bangunan yang roboh
Bangunan yang roboh

Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait aspek keselamatan, kelayakan lokasi, serta perencanaan pembangunan fasilitas pendidikan di kawasan rawan bencana. Terlebih, gedung SMP Negeri 15 Cilegon tergolong baru, namun sudah menghadapi risiko struktural yang fatal.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab ambruknya TPT maupun langkah penanganan terhadap aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar
SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal
Tim Dokes Polda Lampung Gelar Pengecekan Faskes di Posko Kesehatan Pelabuhan Bakauheni
Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:46 WIB

Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:34 WIB

Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:09 WIB

SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:33 WIB

Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK

Berita Terbaru

Kondisi Penumpang di dalam Kapal Fery Dari Bakauheni - Merak (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Lampung

Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:34 WIB