TANGERANG, PUSATBERITA – Pada momentum Idul Adha 1447 H, BEM UMT hadir bukan hanya untuk berkurban, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Presma BEM UMT, Fajar Anugrah Aberdien mengatakan bahwa Satu sapi qurban yang disalurkan menjadi simbol bahwa kebaikan tidak selalu diukur dari seberapa besar yang diberikan, melainkan dari ketulusan untuk berbagi kepada sesama.
“Sapi yang kami qurban bukan hanya dapat di ukur dari seberapa besar yang diberikan tapi sebagai bentuk ketulusan BEM UMT untuk berbagi kepada sesama,” ujar Fajar.
Dirinya juga mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, kami berharap semangat Idul Adha dapat terus mempererat rasa solidaritas.
“Gerakan ini menumbuhkan empati sosial, serta mengingatkan bahwa kebermanfaatan adalah bagian penting dari pergerakan mahasiswa,” katanya.
Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan ikut membersamai proses ini.
“Semoga setiap langkah kebaikan menjadi keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.











