Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

MURATARA, PUSATBERITA — Warga Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, berencana mengambil alih pengawasan kendaraan bertonase besar yang melintas di wilayah mereka. Aksi itu akan digelar Kamis mendatang sebagai bentuk protes terhadap lemahnya pengawasan truk over dimension over loading (ODOL).

Rencana tersebut disuarakan Aliansi Masyarakat Nibung bersama Persatuan Pemuda Nibung. Mereka menilai Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas tidak mampu menghentikan kendaraan angkutan barang yang melintas melebihi kapasitas jalan.

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban, mengatakan persoalan truk bertonase besar telah berlangsung berulang kali. Kerusakan jalan, kata dia, menjadi salah satu dampak yang dirasakan warga.

“Kamis ini kami akan turun ke jalan. Kami akan melakukan aksi demonstrasi sekaligus mengambil alih tugas yang seharusnya menjadi tanggung jawab Dishub dan Polantas. Kami menilai pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar selama ini tidak berjalan,” kata Lensa dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :  Wali Murid SDIT Al-Izzah Serang Tolak Program MBG

Warga berencana menyetop dan memeriksa kendaraan angkutan barang dengan bobot lebih dari 8 ton yang melintas di Jalan Nibung. Langkah itu disebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap penegakan aturan yang dinilai belum efektif.

Menurut warga, lalu lintas truk ODOL tidak hanya mempercepat kerusakan infrastruktur jalan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Mereka mempertanyakan pengawasan terhadap kepatuhan kendaraan angkutan barang terhadap ketentuan kelas jalan dan batas tonase.

Lensa mengatakan warga telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut. Namun, mereka menilai belum ada langkah tegas untuk menghentikan kendaraan yang melanggar.

Konsolidasi warga di sejumlah desa di Kecamatan Nibung kini terus berlangsung menjelang aksi. Mereka mendesak pemerintah daerah memasang rambu pembatasan tonase dan meminta aparat melakukan penindakan terhadap kendaraan yang melanggar.

“Warga tidak akan mundur sebelum ada rambu pembatasan tonase yang jelas dan penegakan hukum terhadap pelaku usaha angkutan yang melanggar,” ujar Lensa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Pemuda Lengkong Bersatu Gelar Aksi Damai, Sampaikan Empat Tuntutan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB