HIMATA – JR Kecam Keras Statement PLH Kadindik Banten yang Sebut “Kampungan”

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – PUSATBERITA, Ketua Himpunan Mahasiswa Tangerang Jakarta Raya (HIMATA-JR), Alam Triwangsa Junistra, mengecam keras atas statemen yang dilontarkan oleh PLH Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Provinsi Banten, Lukman, yang menyebut warga Kota Tangerang sebagai “kampungan”.

Pernyataan yang termuat dalam pemberitaan media tersebut dinilai sangat tidak pantas, mencederai martabat warga Kota Tangerang, dan menggambarkan sikap arogan serta tidak mencerminkan nilai-nilai etika seorang pejabat publik.

Menurut Alam, Pernyataan yang disampaikan tersebut bukan hanya sekadar kesalahan dalam berbicara, tetapi juga merupakan suatu bentuk penghinaan yang jelas dan terbuka terhadap masyarakat yang selama ini telah berperan aktif dalam mengembangkan Provinsi Banten melalui kerja keras, partisipasi yang aktif, dan sumbangsih terhadap budaya.

Kota Tangerang merupakan daerah yang memiliki keragaman masyarakat yang hidup, modern, dan memiliki potensi besar di berbagai bidang. Menggambarkan mereka sebagai “kampungan” merupakan suatu cara pandang yang sangat sempit dan tidak bertanggung jawab.

HIMATA Jakarta Raya Menilai bahwa seorang pejabat, terutama yang memiliki tanggung jawab di bidang pendidikan dan kebudayaan, seharusnya berperan sebagai teladan dalam menjaga cara berbicara dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal. Sikap semacam ini justru dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan dan menciptakan jarak antara para pemimpin dengan masyarakat yang mereka pimpin.

Baca Juga :  Wamenpora Taufik Bagikan Perjalanan Karier dan Pesan Menjelang HSP 2025 dalam Podcast Bareng Djoernal ID

Alam Triwangsa Junistra Mendesak PLH Kadindikbud Banten untuk secara resmi meminta maaf kepada masyarakat Kota Tangerang. Ia juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan bimbingan kepada para pejabatnya agar lebih bijaksana, sopan, dan mencerminkan integritas seorang pelayan publik.

Apabila tidak ditangani, pernyataan semacam ini berpotensi menimbulkan polarisasi serta memperdalam kesenjangan sosial antara masyarakat dan pemerintah.

HIMATA-JR Sebagai representasi dari mahasiswa dan generasi muda di Kota Tangerang, kami akan terus menyuarakan aspirasi dan menjaga kepentingan masyarakat. Pernyataan semacam ini tidak boleh diabaikan, karena berhubungan dengan harkat dan martabat serta citra bersama masyarakat.

Sudah waktunya bagi pejabat publik untuk memahami bahwa ucapan mereka bukan sekadar pandangan pribadi, melainkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan dan penghormatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu
BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan
Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM
Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27 WIB

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB