Serma Christian Namo minta Indonesia Bubar Jika Hukum Tak Hadirkan Keadilan

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 14:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah Prada Lucky, Sersan Mayor Christian Namo saat mendampingi jenazah anaknya dari Bandara El Tari Kupang. (Foto: istimewa).

Ayah Prada Lucky, Sersan Mayor Christian Namo saat mendampingi jenazah anaknya dari Bandara El Tari Kupang. (Foto: istimewa).

NAGEKEO, PUSATBERITA – Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), prajurit TNI AD Batalyon TP 834 Wakanga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga kuat mengalami kekerasan.

‎Prada Lucky, prajurit TNI AD yang bertugas di Batalyon TP 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan meninggal dunia usai menjadi korban penganiayaan. Dia sempat kritis dan dibawa ke ruang ICU RSUD Aeramo, Kecamatan Aesesa, Rabu (6/8/2025).

‎Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Prada Lucky mengalami henti jantung, dengan banyak luka lebam dan sayatan di tubuhnya, yang diduga akibat penyiksaan oleh seniornya di barak militer.

‎Kematian prajurit TNI berusia 23 tahun ini meninggalkan duka mendalam bagi pihak keluarga, terutama ayahnya, Sersan Mayor Christian Namo, yang sangat terpukul.

‎Sersan Mayor Christian Namo prajurit TNI anggota Kodim 1627/Rote Ndao tak bisa menyembunyikan amarah melihat putranya Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) meninggal.

‎Dia menuntut keadilan atas kematian anaknya. Bahkan, sampai harus mati pun dia tak takut untuk mencari keadilan.

Baca Juga :  Kampung Gempol Jadi Percontohan Kampung Kesejahteraan di Kota Tangerang 

‎“Hanya dua untuk pelaku, hukuman mati dan pecat. Tidak ada di bawah itu. Nyawa saya taruhan, tentara saya lepas,” ujarnya dalam video dikutip Sabtu (9/8/2025).

‎Meski berhadapan resiko besar, ia bersumpah, akan mengejar para pelaku sampai tuntas.

‎”Tentara main-main dengan nyawa. Saya minta keadilan. Sampai neraka pun saya kejar,” katanya.

‎Sersan Mayor Christian Namo menuturkan, lebih baik Indonesia bubar saja jika tidak mampu menghadirkan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia.

‎”Kalau sampai tidak terdapat keadilan, Indonesia bubar! Merah putih! Bakar saja! Bakar ini merah putih! Bubarkan negara! Siapa yang berani tes mulut saya? Ayo mari sini, saya lawan,” katanya penuh emosi.

‎Jenazah kini telah berada di kampung halaman di Kuanino, Kota Kupang untuk dimakamkan. Hingga kini, Batalyon TP 834/WM belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab pasti kematian Prada Lucky.

‎Sementara itu, penyelidikan oleh Polisi Militer (Pomdam) IX/Udayana masih berlangsung.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 33 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:45 WIB

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB